Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten OKU H.Ajahri

Jelang Pileg Dan Pilpres, Disdukcapil OKU Jemput Bola Kejar Terget Perekaman E-KTP

Baturaja, Detik Sumsel — Menjelang Pileg dan Pilpres pada tahun 2019 masyarakat tidak bisa lagi menggunakan Hak suaranya tanpa adanya KTP Elektronik (E-KTP) untuk itu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menargetkan sebelum Pileg dan Pilpres dapat menyelesaikan proses perekaman E-KTP bagi wajib KPT yang belum melakukan perekaman.
Untuk mengejar target tersebut, Disdukcapil OKU melakukan jemput bola kedesa-desa untuk melakukan perekaman E-KTP. “Kami akan melakukan jemput bola kesetiap desa-desa” kata Kadisdukcapil OKU H.Ajahri, Selasa (25/9).
Saat ini dikatakan Ajahari, pihaknya telah menyiapkan dua unit alat mobile perekaman E-KTP, dijelaskannya dua unit alat ini sangat simple bisa dibawa dengan mudah. “Jadi setiap ada permintaan dari pihak desa maka akan kami datangi”ujarnya.
Dikatakan Ajahari, pihaknya harus bekerja ekstra untuk bisa mengejar target ini, diceritakannya jika pada saat siang hari masyarakat telah melakukan perekaman maka pada malam harinya pihaknya langsung melakukan pencetakan.
“Namun saat pencetakan kita akan cek dahulu apakah wajib KTP memiliki data ganda, sebab terkadang ada masyarakat yang dari luar daerah pindah ke OKU tanpa ada surat pindah dan melakukan perekaman, makanya datanya ganda, itu yang menjadi masalah kita sekarang”terangnya.
Hingga saat ini diperkirakan masih ada sekitar 10 ribu warga OKU yang belum melakukan perekaman E-KTP, dari jumlah tersebut disebutkan Ajahari daerah paling banyak belum melakukan perekaman e-KTP yakni kawasan kota yakni kecamatan Baturaja Barat dan Kecamatan Timur yang mencapai hampir 4 ribu warga wajib KPT yang belum melakukan perekaman.
“Penyebabnya warga dari daerah banyak yang masuk (pindah red) kekota, seperti pindah kerja atau mengikuti anak sekolah, namun kita targetkan Desember 2018, seluruh warga OKU harus sudah memiliki E-KTP” tukasnya.
Untuk peralatan E-KTP sendiri ditambahkan Ajahari, pihaknya sudah memprogramkan untuk menambah alat pencetak E-KTP yang akan dimasukan dalam anggaran tahun 2019, saat ini Disdukcapil OKU hanya memiliki satu alat pencetak. “Makanya kita melakukan cetak malam, supaya tidak mengganggu layanan disiang hari” imbuhnya.
Dikatakan Ajahari untuk mengejar pencetakan E-KTP di OKU Disdukcapil OKU harus memiliki minimal dua unit alat pencetak atau untuk lebih idealnya lagi memiliki 5 unit alat pencetak. “Tapi itu tadi harga alat cetaknya lumayan mahal per unitnya mencapai 360 juta rupiah, jadi kita minta dengan Pemkab OKU 2019 minimal kita bisa menambah satu unit alat cetak” harapnya (fei).
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Baca Juga :   MUI OKI Minta Warga Tunda Mudik Lebaran
Lakukan Penukaran Uang

About Feriandi

Avatar

Check Also

Deru Yakin Bakal Ada ‘Habibie’ dari Sumsel

Martapura, Detik Sumsel – Gubernur Sumsel, Herman Deru melaunching Booster Signal Karya SMK se-sumatera di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda