Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel

Jelang Penilaian Adipura, PKL di Lahat Masih Membandel

Lahat, Detik Sumsel — Jelang penilaian penghargaan adipura, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat, mulai bersih-bersih sejumlah titik penilaian. Salah satu titik penilaiannya ada disekitar area taman Balayasa Lahat. Sayangnya, taman yang berada di Kelurahan RD PJKA, Kota Lahat ini, seakan tidak pernah bersih dari tumpukan sampah.

Pedagang buah musiman yang menjajahkan jualannya persis dipinggir jalan itu, diduga jadi penyuplai sampah terbesar dilokasi kawasan hijau Kota Lahat ini. Alhasil 12 porsonil petugas kebersihan, dan satu truk mobil sampah dikerahkan membersihkan wilayah yang masuk di PT KAI itu.

“Ini sudah bukan pedagang musiman lagi, kalau sudah setiap hari namanya pedagang menahun. Didominasi sampah kulit durian dan cempedak milik pedagang,” tegas Kabid LB3 Dinas Lingkungan Hidup Lahat, Budi Utama,” Selasa (11/9).

Baca Juga :   Perundingan Gagal, Puluhan Masa Duduki Gerbang PT GTU

Entah apa yang membuat sejumlah pedagang ini, tetap berani berjualan di area itu. Padahal Pemkab Lahat melalui peraturan daerahnya sudah jelas mengatur, area tersebut dilarang untuk berjualan. Walaupun rutin dibersihkan, DLH Lahat tidak pernah menarik retribusi iuran kebersihan pada pedagang di area itu.

“Dalam Perda No 1 tahun 2010, area itu memang dilarang untuk pedagang,” ujar Kasat Pol PP Lahat, Hery Alkahfy, melalui Kabid Trantibum dan Tranmas, A Rauf.

Rauf mengelak saat ditanya pihaknya tidak mengambil tindakan, terkait pedagang yang mengangkangi Perda itu. Selama ini pihaknya sudah sering melakukan razia dan pembinaan, hanya saja pedagang terus membandel. Pihaknya kini tengah menyusun teknis penindakan yang baru, agar jangan sampai sudah ditertibkan pedagang kembali mengulang.

Baca Juga :   Dewan Minta PT Primanaya Pulangkan Karyawan Asal Zona Merah

“Kami lagi koordinasi nasi, ada 10 titik untuk penertiban PKL. PT KAI juga sudah kita surati. Area itu memang harus dijaga anggota, tapi untuk membiayai anggota yang menjaga itu kami tidak ada anggarannya,” sampai A Rauf. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Selamat, 352 Peserta Lulus CPNS Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Lahat Tahun 2019 yang dilaksanakan Tahun 2020, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda