Gran Fondo
Galian Siring yang mengakibatkan putusnya kabal Fiber Optik Telkom sehingga menyebabkan jaringan Internet di beberapa kawasan di OKU terganggu

Jaringan Internet di Baturaja Ngadat, Ternyata Ini Penyebabnya

Baturaja, Detik Sumsel — Sebagian warga di Baturaja khususnya dikawasan Tanjung Baru, Kemelak, Karang sari dan Pancur Kecamatan Baturaja Timur yang menjadi pelanggan Telkom Speedy (Indiehome), mengeluhkan jaring internet yang ngadat sejak sore kemarin hingga Jumat (14/12).

Jaringan internet yang menjadi kebutuhan sarana kerja dan jendela dunia bagi masyarakat tak bisa diakses sama sekali. Salah seorang pelanggan Telkom Indiehome, Wiwin mengaku sangat gusar dengan jaringan internet speedy lumpuh total, menurutnya pekerjaannya menuntut ia tidak bisa terlepas dari internet, akibat hal ini pekerjaannya menjadi terhambat gara-gara Speedy di rumahnya tak bisa diakses.

Dituturkannya, lampu indikator di modem yang biasanya berwarna hijau, berubah menjadi merah berkedap-kedip. “Saya ini selalu mengirim file ke kantor dengan kapasitas besar. Tapi karena tak bisa diakses, pekerjaan saya gagal semua,” katanya.

Pelanggan dari perusahaan juga mengaku terganggu dan mengalami kerugian dengan putusnya internet ini. Seperti halnya dialami PT MIT yang bergerak di bidang telekomunikasi di Baturaja. Dikatakan Kepala Vendor MIT Riyanto mengatakan sangat terganggu sebab tidak bisa mengakses data vendor portal, pihaknya terpaksa mengandalkan android untuk bisa mengakses pekerjaan perusahaannya.

Baca Juga :   Jorok Sampah Menumpuk Di Jantung Kota Lahat

“Jelas ini menggangu dan kami terpaksa mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli paket data android agar tetap bisa bekerja, harapan kami sebagai pelanggan kondisi ini tidak berlangsung lama” katanya.

Sementara itu, pihak PT Telkom Baturaja melalui Customer Care PT Telkom, Hellen, membenarkan adanya gangguan internet speedy di sebagian wilayah Baturaja.

Kata dia, jaringan internet Telkom Speedy tak bisa diakses lantaran ada kabel fiber optik (FO) yang putus kena proyek galian siring di kawasan Air Karang, Jalan Tanjung Baru, Baturaja.

“Ada kabel fiber optik kena galian siring di Air Karang, sore kemaren. Yang kena juga kabel induk,” ungkap Helen.

Saat ini, menurut Helen, pihaknya tengah mengusahakan perbaikan untuk nyambung kabel itu lagi. Hanya saja, perbaikannya cukup sulit. “Kita punya kesulitan untuk nyambung fiber optiknya, karena menggunakan serat kaca. Jadi tidak bisa disambung langsung. Harus ada alat yang diganti,” bebernya.

Baca Juga :   241 ASN OKI Memasuki Masa Purnabakti

Pihak PT Telkom pun belum bisa memastikan kapan jaringan intetnet dikawasan tersebut bisa normal kembali.

“Yang jelas secepatnya pak kita perbaiki. Karena yang komplain juga banyak. Kalau ada internet pelanggan yang masih hidup, mungkin yang bersangkutan pake kabel lama. Belum pake fiber optik,” jelasnya.

Terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir Hilman melalui Kabid Bina Marga, Muzaim Aliasnyah membenarkan jika kabel fiber optik milik telkom putus akibat tertarik alat berat yang sedang membuat galian siring. Dikatakan Muzaim, hal tersebut bukan disengaja.

Menurutnya kedalaman kabel FO tersebut tidak sesuai ketentuan. Kedalamannya semestinya harus 1,5 meter namun kenyataannya hanya 1 meter.

“Kedalamannya tidak sesuai, pihak Telkom akan memperbaiki sendiri kerusakan tersebut,” singkatnya dihubungi wartawan via seluler. (fei)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Feriandi

Avatar

Check Also

Operasi di Selat Malaka Koopssus TNI Berhasil “Bebaskan” Sandera

Palembang, Detik Sumsel — Pasukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI bawah kendali Dankoopsus Mayjen TNI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *