Iklan Detik Sumsel

Januari Saham Mulai Menguat Signifikan

0
33
Head Galery PT Valbury Indonesia cabang Palembang, Suprianto

Palembang, Detik Sumsel – Di awal tahun 2019, bursa saham Indonesia mulai bergairah lagi. Pada sesi penutupan akhir pekan lalu, indeks mengalami penguatan yang signifikan. Kondisi ini kemungkinan akan menjadi petanda menuju Januari effect.

Kejutan di Januari effect merupakan momentum yang ditunggu, banyanya dana asing yang keluar di akhir tahun lalu kemungkinan akan masuk kembali di pekan kedua bulan Januari. Disitulah akan terjadi spekulasi atau Januari effect.

“Saya yakin Januari effect akan mulai terjadi di pekan kedua, sebab saat ini pemilik modal masih menunggu dan melihat portofolio perusahaan,” jelasnya, Selasa (08/12).

Masuknya investor di bulan Januari bukan tanpa alasan. Selain ingin memilih emiten baru, investor juga masuk karena ada tax holiday atau keringanan pajak yang diberlakukan pemerintah di awal tahun. Kondisi ini akan mendorong pemilik modal masuk dengan skala besar makanya indeks kemungkinan besar akan terjadi penguatan.

“Pelaku ritel lokal saat ini sudah mulai mencari saham saham unggulan. Jika memang pemilik modal besar masuk itu akan sangat menguntungkan,” katanya.

Namum bila melihat perkembangan ekonomi global secara umum gambaran pergerakan IHSG tahun ini akan tertekan seperti tahun lalu. Sepanjang 2018 posisi IHSG mengalami koreksi hampir 5 persen. Posisi tertinggi indeks hanya mampu mencapai level 6.400.

“Hambatan terbesar indeks masih akan terjadi dari sektor minyak dan nilai tukar sebab suku bunga kemungkinan besar akan kembali naik,” katanya.

Pergerakan indeks tahun ini akan sedikit terbantu dengan selesainya proses divestasi saham Freeport oleh pemerintah. Ini akan menjadi angin segar terutama perusahaan yang berbasis tambang emas, seperti Antam dan Inalum. (May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here