Pemprov
Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto didampingi Wakapolda Brigjen Pol Rudi Setiawan SIK SH MH dan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu saat memimpin pemusnahan barang bukti sabu seberat 5081 gram dan 217 gram serbuk ekstasi di Mapolda Sumsel. Foto: Muhammad Tohir / DS

Januari Hingga November, Polda Sumsel Sita 95 Kg Sabu

Palembang, Detik Sumsel — Sepanjang Januari hingga November 2019, setidaknya 95 kilogram sabu sabu dan 39 ribu butir pil ekstasi yang berhasil disita oleh jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel. Serbuk haram dan pil setan tersebut semua sudah dimusnahkan.

Untuk itu, Kapolda Sumsel Irjen Pol Priyo Widyanto meminta semua unsur dan lapisan masyarakat bersama sama membantu aparat kepolisian dan BNN dalam memberantas peredaran narkoba di Sumsel.

“Semakin banyak dan semakin gencar aparat kepolisian, BNN mengungkap dan menangkap tersangka pengedar maupun bandar narkoba semakin gencar pula peredaran narkoba di masyarakat,”ujar Irjen Pol Priyo Widyanto saat pemusnahan barang bukti sabu sabu seberat 5081 gram dan 217 gram serbuk ekstasi di Mapolda Sumsel Senin (9/12).

Memberantas peredaran narkoba, dikatakan Jenderal polisi bintang dua ini bisa dilakukan dengan memutus mata rantai pengedar dengan si pengguna narkoba itu sendiri. Karena para pengedar ataupun bandar narkoba menggunakan 1001 cara dalam mengedarkan barangnya.

Baca Juga :   OKU Timur Siap Jadi Tuan Rumah Porprov

“Nah memutus mata rantai pengedar dengan si pengguna narkoba ini mungkin bisa lebih efektif, karena tanpa ada pembeli, pengedar tidak akan bisa mengedarkan barang haramnya,”jelasnya.

Mantan Kapolda Kaltim ini juga berpesan kepada anggota Direktorat Reserse Narkoba tidak segan untuk memberikan tindakan tegas terhadap bandar narkoba yang memberikan perlawanan atau pun membangkang saat dilakukan penangkapan.

Ditempat yang sama, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu menambahkan menjelang pergantian tahun baru biasanya peredaran narkoba sedikit meningkat untuk itu, jajaran Direktorat Reserse Narkoba akan gencar melakukan razia dipintu masuknya narkoba di Sumsel.

“Sesuai dengan perintah pimpinan mana kalah ada pelaku narkoba yang melawan akan kami tindak tegas dengan menembaknya ditempat,”ujarnya.

Baca Juga :   Terapkan Kebijakan Zero Burning di Wilayah Operasional

Heri juga tidak menampik bahwa peredaran narkoba di Sumsel dari tahun ke tahun terus meningkat dan ini terbukti dengan jumlah narkoba yang berhasil diamankan sepanjang Januari hingga November 2019 mencapai 95 kilogram.

“Tentunya dalam memberantas kejahatan narkoba tidak hanya dilakukan polisi dan BNN saja namun semua pihak juga dapat membantu polisi dan BNN agar peredaran narkoba di Sumsel bisa dilakukan dengan maksimal,”katanya.

Diketahui barang bukti sabu sabu seberat 5081 gram dan 217 gram serbuk ekstasi yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil ungkap kasus pada Oktober 2019 dengan tiga laporan polisi dan tiga orang tersangka masing-masing Erwin Hendrik, Sunarto alias Robert dan Guntur Sukoco alias Guntur ketiganya ditangkap ditempat dan waktu yang berbeda.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Fauzi

Avatar

Check Also

Inovasi Violet Jaga Ketahanan Pangan Sumsel

Palembang, Detik Sumsel- Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN melakukan inovasi pemanfaatan sinar lampu ultraviolet …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *