Iklan
Pemprov
Dengan itu terhitung hari ini, Selasa (29/12) sampai 3 Januari 2021 jalur pendakian Gunung Merapi Dempo akan ditutup dan pendaki tidak diperbolehkan naik ke puncak Dempo.

Jalur Pendakian Gunung Dempo Ditutup

Pagaralam, Detik Sumsel- Sesuai dengan surat Edaran Kapolri dan Surat Edaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam yang mengeluarkan peraturan pada malam pergantian tahun tidak ada acara pengumpulan masa guna menekan penyebaran covid-19.

Dengan itu terhitung hari ini, Selasa (29/12) sampai 3 Januari 2021 jalur pendakian Gunung Merapi Dempo akan ditutup dan pendaki tidak diperbolehkan naik ke puncak Dempo.

Informasi yang berhasil dihimpun, seperti diketahui malam pergantian tahun biasanya kawasan puncak Gunung Dempo akan dipadati pendaki dari berbagai daerah mulai dari Sumatera Selatan sampai pendaki pulau jawa dan sejumlah daerah lain di Indonesia.

Biasanya para pendaki ini akan menghabiskan waktu pergantian tahun diatas puncak Gunung Dempo. Biasanya akan ada ribuan pendaki yang Camping diatas Gunung Dempo tersebut.

Baca Juga :   Misa Malam Natal di Gereja Santo Yoseph dan HKBP Berlangsung Hikmad

Ketua Balai Registrasi Gunung Merapi Dempo (BRIGADE) Pagaralam, Arindi memebenarkan jika ditutupnya jalur pendakian setelah ada pemberitahuan dari pihak Kepolisian dan Pemkot Kota Pagaralam.

“Dengan dasar itulah jalur pendakian akan ditutup dan tidak akan ada aktivitas pendakian terhitung tanggal 30 Desember hari ini sampai dengan tanggal 3 Januari 2021 mendatang,” ujarnya.

Ia menuturkan, jika surat edaran ini disampaikan langsung kepada BRIGADE sehingga pihaknya langsung menindaklanjuti dengan mengeluarkan pengumuman penutupan pendakian.

“Pengumuman sudah kita sebar melalui media sosial dan menyebar spanduk, agar para pendaki dapat membatalkan rencana mereka naik ke puncak Dempo,” jelasnya.

Baca Juga :   Dikeroyok Saat Menggerebek Pelaku Pembunuhan, Anggota Jatanras Kena Tusuk

Ia menambahkan, selain itu juga pihaknya akan rutin melakukan patroli untuk mengecek keamanan, ketertiban, dan penerapan protokol kesehatan kepada pendaki yang sudah mendaki maupun berkemah dikawasan gunung dempo sebelum jalur di tutup.

“Kita akan menurunkan personil denganndi bantu pihak Kepolisian setiap hari melakukan patroli.”terangnya.

Arindi juga mengungkapkan, untuk pendaki yang masih nekat melakukan pendakian melalui jalur lain atau jalur tikus, akan dikenakan, seperti sanksi lisan, tertulis hingga blacklist atau tidak diperbolehkan lagi melakukan pendakian ke gunung dempo.

“Selain itu jika ada pendaki yang melalui jalur lain, itu bukan tanggung jawab kita,” pungkasnya.(rendi)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Mundur Dari Keanggotaan, Partai Demokrat OKI Pertanyakan Komitmen Wabup Shodiq

Kayuagung, Detik Sumsel-Dunia perpolitikan di Kabupaten OKI dihebohkan dengan mundurnya Wakil Bupati (Wabup) HM Djakfar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *