Detik
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi

Jadi Korban Mutilasi, Tangan dan Kepala Karoman Hingga Sekarang Belum Ditemukan

Palembang, Detik Sumsel — Polisi masih melakukan penyelidikan kasus mutilasi yang menewaskan Karoman (40) dengan kondisi kedua tangan dan kepala nya hilang yang jenazah nya ditemukan di Sungai Arisan Bopeng Dusun 2 RT. 03 Desa Pinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (6/6) lalu.

“Dari hasil keterangan saksi saksi yang pertama kali menemukan korban dan masyarakat sekitar didapatkan sedikit informasi bahwa ada masyarakat yang kehilangan salah satu anggota keluarganya, bahwa sehari sebelum korban ditemukan korban pamit untuk mencari ikan di Sungai,”kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi Senin (10/6).

Baca Juga :   Pembunuhan dengan Sajam Meningkat, Kapolda Sumsel Keluarkan Maklumat Ini Isinya 

Dilokasi penemuan jenazah korban, ditemukan juga tombak dan perahu yang digunakan korban untuk mencari ikan, dari sinilah keluarga korban meyakini bahwa korban yang dimutilasi adalah keluarga mereka bernama Karoman.

“Untuk mengungkap pelaku pembunuhan korban, Polda Sumsel dan Polres Ogan Ilir sudah membentuk timsus terdiri dari Puslabfor, Inafis dan anjing untuk mencari potongan tangan dan kepala korban yang belum ditemukan,”tambahnya.

Dari beberapa saksi yang diperiksa, sambung Supriadi ada satu saksi mendengar jeritan korban meminta tolong. Dari saksi saksi inilah yang akan dikembangkan untuk mengetahui apa yang mereka lihat, dengar dan mereka saksikan di TKP.

Baca Juga :   340 Warga Binaan Lapas Narkotika Banyuasin Ikuti Program Rehabilitasi Narkoba

“Dan yang paling penting saat kami dibantu masyarakat sekitar masih terus menelusuri TKP untuk mencari potongan kedua tangan dan kepala korban yang belum ditemukan,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Kesadaran Warga Terapkan Prokes Menurun

Lahat, Detik Sumsel — Kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan seperti menggunakan masker, terpantau kian mengendor. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *