Gran Fondo
Irigasi Mampet, Puluhan Hektar Tanaman Padi Terancam Kekeringan
Hamparan sawah warga yang terancam kekeringan akibat irigasi tertimbun longsor. Foto Istimewa.

Irigasi Mampet, Puluhan Hektar Tanaman Padi Terancam Kekeringan

Lahat, Detik Sumsel — Setidaknya 60 hektar (Ha) hamparan sawah milik warga Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai terancam kekeringan. Keringnya hamparan sawah ini akibatkan tertutupnya aliran air menuju irigasi, oleh material tanah longsor.

Syafei salah satu petani mengatakan, agar air dari irigasi kembali mengalir, petani lain gotong royong membersihkan material longsor. Namun akses ke lokasi tertutupnya saluran irigasi berjarak sekitar 1 KM. Hanya kendaraan roda dua khusus, yang mampu melintasi medan.

“Kalau berjalan kaki, bisa memakan waktu 2,5 jam. Kalau naik motor cukup 1,5 jam, tapi harus motor khusus sebab medannya tanah lumpur,” kata Syafei, Kamis (5/3).

Baca Juga :   Jadi Cluster Baru Covid-19, Pemkab OKI Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Sementara, Kepala Desa Danau Belidang, Wasrianto membenarkan, saluran irigasi ke sawah warga tertutup longsor. Warga juga sudah bergotong royong, semoga cepat kembali normal sehingga sawah warga tidak kekeringan.

“Kalau air sudah mengalir, padi yang sudah ditanam tidak akan bermasalah. Petani kita juga tidak bakal cemas lagi akan merugi,” tuturnya. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Investasi Melebihi Target, OKI Diganjar Reward

Kayuagung, Detik Sumsel — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *