Iklan Iklan
Pemprov
Kepala Dinas Perdagangan OKI, Sudiyanto Dja’far, S.Sos, M.Si., didampingi Kepala Dinkes OKI Iwan Setiawan, SKM., M.Kes., dan OPD terkait meninjau para pedagang di Pasar Kayuagung, Senin (21/12/2020).

Ini Wujud Atensi Pemkab OKI Terhadap Pedagang Pasar Ditengah Pandemi

Kayuagung, Detik Sumsel-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Komering Ilir (OKI) memberikan stimulus berupa bantuan tambahan modal usaha dan keringanan biaya retribusi pasar bagi pedagang pasar tradisional yang ada di Kayuagung, OKI.

“Bantuan tambahan modal usaha yang diberikan ini jumlahnya tidaklah banyak, minimal dapat meringankan beban para pedagang pasar tradisional di OKI,” kata Bupati OKI H Iskandar, SE., melalui Kepala Dinas Perdagangan OKI, Sudiyanto Dja’far, S.Sos., M.Si., Senin (21/12/2020).

Sudiyanto menjelaskan bantuan sebesar Rp600.000 itu diterima oleh sebanyak 400 pedagang di Pasar Kayuagung dan Pasar Sirah Pulau (SP) Padang.

Baca Juga :   Fokus Wisata Religi, Februari Rakor Dinas Pariwisata se-Sumsel

Dari ratusan usulan yang masuk, kata dia, ada sebanyak 400 pedagang yang lolos verifikasi dan validasi. Bantuan ini untuk pedagang yang terdampak Covid-19 yang memang benar-benar belum menerima bantuan dalam bentuk apapun.

“Pandemi Covid-19 memang menekan pendapatan para pedagang pasar. Tidak hanya pelaku usaha kecil, pelaku usaha menengah dan besar juga mengalami tekanan,” terangnya.

Untuk itu, Pemkab OKI menginisiasi bantuan tambahan modal bagi para pedagang ini. Selain sebagai tambahan modal, Pemkab OKI juga memberi keringanan retribusi pasar selama dua bulan kepada pedagang di tiga pasar tradisional terbesar di OKI meliputi pedagang di Pasar Kayuagung, Tulung Selapan dan Tugu Mulyo.

Baca Juga :   Masyarakat Palembang Dinilai Sudah Mulai Patuhi Protokol Kesehatan

“Stimulus ini diharapkan dapat meringankan pengeluaran pedagang pasar tradisional, dan menambah dagangannya. Mudah-mudahan omzet pedagang juga bisa lebih baik,” jelas Sudiyanto.

Sudiyanto berharap kondisi pandemi Covid-19 cepat berlalu dan aktivitas kembali normal. Sehingga kegiatan ekonomi pun dapat berjalan dengan baik.

“Saya tahu kondisi ini berat, tapi kita ingin bapak ibu pedagang tetap bekerja keras sesuai bidang masing-masing,” tuturnya.(Iyan)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Danrem Gapo Minta Perusahaan Perkebunan di Sumsel Contoh PT Sinar Mas dalam Penanganan Karhutla

Palembang, Detik Sumsel — Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Agus Jauhari Suraji S.I.P.,S.Sos selaku Komandan Operasi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *