Gran Fondo
Rumah yang dijadikan tempat esek-esek yang digerebek oleh Wakil Bupati OKUT Fery Antoni

Ini Cara Wabup OKU Timur Menangani Prostitusi di OKU Timur

Martapura, Detik Sumsel — Untuk menangani masalah prostitusi Wakil Bupati OKU Timur Fery Antoni, SE, mempunyai cara sendiri menyelesaikan masalah tersebut, salah satunya melakukan penertiban langsung ke tempat-tempat yang diduga usaha esek-esek.

Penertiban diawali dari warung remang-remang tepat di Desa Gedung Rejo, Kecamatan Belitang 1, kemudian dilanjutkan ke Desa Argopeni Kecamatan Belitang Jaya, lalu di Desa Pujo Rahayu, Kecamatan Belitang, serta dua rumah bordir di Desa Bangsa Negara Kecamatan Belitang Madang Raya.

Namun sepertinya informasi penertiban yang dilakukan oleh Wakil Bupati OKU Timur ini sudah bocor sebelumnya, sebab dibeberapa tempat yang diduga usaha esek-esek berkedok ini ketika ditertibkan tempat tersebut sudah ditinggalkan oleh pemiliknya.

Baca Juga :   Parizal Oknum ASN Bapenda Lahat Ditangkap Hendak Dugem

“Dari beberapa lokasi yang kita datangi, tidak satupun ditemukan adanya wanita penghibur. Namun dari beberapa tempat yang diduga prostitusi, ada beberapa kamar-kamar yang diduga tempat melakukan maksiat untuk para lelaki hidung belang yang hanya dibatasi dengan triplek. Akan tetapi tim berhasil menemukan beberapa botol Minuman Keras (Miras) yang disimpan oleh pemilik tempat,” ungkap Wabup OKU Timur.

Menurutnya penertiban ini informasinya sudah diketahui, karena dari semua tempat yang ditertibkan tidak satupun ada kegiatan.

“Camat yang ketahuan bermain-main dan membiarkan aksi prostitusi di wilayahnya akan ada sanksi tegas. Jadi jangan main-main untuk melindungi usaha-usaha haram bahkan sampai membocorkan informasi ini, karena dampak negatif dari tempat maksiat ini sangat banyak,” tegasnya.

Baca Juga :   Pick Up Vs Sepeda Motor, Satu Tewas di TKP

Fery juga mengatakan, meskipun ada yang pro dan kontra dengan langkah yang dilakukan ini, namun dirinya tidak peduli. Karena tujuannya untuk membersihkan Bumi Sebiduk Sehaluan dari seluruh bentuk maupun kegiatan prostitusi dan maksiat.

“Biarkan jika ada yang suka maupun tidak suka dengan apa yang kita lakukan, intinya Pemkab OKU Timur tidak akan memberikan toleransi dengan kegiatan yang mengandung maksiat,” terangnya.(rdn)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Eko Dedi Atmaja

Avatar

Check Also

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Sekayu, Detik Sumsel – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (29/11) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *