Iklan Iklan
Pemprov
Rapat Koordinasi (RAKOR) Kerjasama PTKIN dan Penyusunan SOP Mahasiswa Asing (Internasional) dari tanggal 21-23 April 2021.

Ikuti Rakor Kerjasama PTKIN dan Penyusunan SOP Mahasiswa Internasional

Palembang, Detik Sumsel- Berlokasi di hotel D’Anaya Bogor, Indonesia. Susi Herti Afriani, S.S., M.Hum., sebagai Kepala Pusat Layanan Internasional (PLI) Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang yang baru, Bersama Kepala International Office PTKIN seluruh Indonesa menghadiri acara Rapat Koordinasi Bidang Kerjasama PTKIN Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia. Rapat Koordinasi (RAKOR) Kerjasama PTKIN dan Penyusunan SOP Mahasiswa Asing (Internasional) dari tanggal 21-23 April 2021.

Sebanyak 31 peserta utusan PTKIN se-Indonesia, rapat ini secara khusus memperbaiki petunjuk teknis pengembangan kerjasama, khususnya bagaimana kita mengatur kedatangan dan penerimaan mahasiswa asing di Indonesia, Kamis (22/4).

Direktur Diktis, Prof. Suyitno, pertama menyampaikan arahan dan poin tentang petunjuk teknis yang dimaksud dan mengharapkan office of International affairs dari setiap kampus di Indonesia menjadi “jendela kampus”sebagai leading sector bidang kerjasama. Yang kedua, direktur Diktis menyampaikan kaitan dengan tata kelola mahasiswa asing, perlu adanya petunjuk teknis yang berbasis campuran antara pembelajaran daring dan fisik.

Baca Juga :   TMMD Dekatkan TNI dengan Rakyat

Dalam sambutannya, Prof Suyitno menegaskan pengetahuan dan penguasaan Bahasa Indonesia bagi penutur asing sebagai rambu-rambu dan jaminan kepastian kemampuan akademis untuk kuliah di Indonesia. Kebijkan yang terbaru juga dari Kementerian Agama adalah perlunya wawasan keIslaman bagi mahasiswa asing.

Sambutan Direktur Diktis dilanjutkan dengan membuka acara rapat koordinasi secara resmi.

Selanjutnya, kepala sub-direktorat Bidang Kerjasama PTKIN (Bapak Adib Abdushomad) menyampaikan materi perlunya internasionalisasi institusi kita melalui jaringan dan kolaborasi.

“Kita memerlukan ruang untuk membangun jaringan dan juga ruang untuk bekerjasama. Jika ingin mengundang mahasiswa asing, maka Pak Adib Abdushomad. menyampaikan setidaknya kita memiliki pendidikan dan fasilitas belajar kelas dunia, kesempatan bekerja/mencari pengalaman sambil belajar, beasiswa, proses masuk yang jelas, biaya hidup yang terjangkau serta pengalaman di universitas. Harapannya, pada tahun 2022 dapat disiapkan skema baru untuk menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa asing di lingkungan PTKIN,” imbuhnya.

Baca Juga :   Prof Nyayu Dikukuhkan Jadi Ketua Forum Rektor PTKIN se-Sumatera

Kasubdit Bidang Kerjasama melanjutkan bahwa pentingnya kolaborasi adalah dalam rangka mengajak dan mendorong mahasiswa asing yang memiliki kualifikasi akademis yang bagus untuk kuliah di Indonesia, memberikan kesempatan untuk pertukaran pelajar dan pertukaran staff dari Indonesia keluar negeri, dan dapat memahami budaya akademis yang lebih baik.

Untuk menyiapkan minat dan menerima mahasiswa asing tersebut, setidaknya Universitas harus menyiapkan kantor Kerjasama Internasional yang berstandar internasional, fasilitas pembelajaran yang mencukupi, akomodasi, beasiswa, dan proses yang tidak berbelit belit.

Oleh karena itu, Untuk merekrut mahasiswa internasional tersebut, Pak Adib menyarankan kerjasana dengan universitas di luar negeri, melakukan pameran, menggunakan social media platform dan website yang menyediakan informasi dengan setidaknya menggunakan Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin.
Rapat koordinasi ini berlangsung tiga hari dan diharapkan mendapatkan hasil final draft yang dapat digunakan sebagai panduan di PTKIN (Humas UIN RaFa).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Wujudkan Laboratorium Terakreditasi, Gelar Review Revitalisasi

Palembang, Detik Sumsel- Pentingnya laboratorium pada Fakultas Sains dan Teknologi di setiap PTKIN pada kementerian …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *