Detik
Idham tersangka pembuat ineks oplosan saat dihadirkan di Mapolsek Ilir Timur I Palembang

Idham Oplos Ineks dengan Campuran Obat Sakit Kepala dan Cat Lukis, Ini Cara Kerjanya

Palembang, Detik Sumsel — Dengan campuran obat sakit kepala, air sisa menghisap sabu dan cat untuk melukis bahan inilah yang digunakan Idham (36) untuk membuat ineks oplosan. Sedangkan untuk mencetak ineks Idham menggunakan mesin pres.

Namun aksi terlarang tersebut tercium anggota Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang hingga Idham pun berhasil diringkus dikediamannya di Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Minggu (16/12) dengan barang bukti ratusan butir ineks oplosan dan lima butir ineks asli sebagai bahan campuran dan mesin pres pencetak ineks.

Ditemui di Mapolsek Ilir Timur I Selasa (18/12) tersangka Idham berdalih aksi mengoplos ineks dilakukan hanya sekedar iseng dan baru dilakukan nya sekitar enam bulan lalu dan itupun tergantung dari pesanan.

Baca Juga :   Alvredo Vera Gantikan Subangkit?

“Kalau ineks Oplosan itu biaso yang mesen dari Tulung Selapan, sebutir nyo aku jual 20 ribu. Untuk bahan campuran ineks oplosan ini aku beli diapotik obat sakit kepala, air sabu dan cat untuk melukis untuk campuran nyo dicampur dengan ineks asli sudah itu baru dicetak dengan mesin pres,”katanya.

Uang hasil dari menjual ineks oplosan digunakan nya untuk kebutuhan sehari-sehari karena ia tidak memiliki pekerjaan tetap.

Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmad Mulyana didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhony Palapa mengatakan penangkapan tersangka berawal dari adanya laporan pengancam dengan sajam yang dilakukan oleh tersangka. Ternyata dilakukan penyelidikan pelaku pengancaman tersebut diduga sebagai bandar narkoba.

Baca Juga :   Prustasi, Remaja di OKU Ingin Terjun dari Atas Tower

“Setelah digerebek dan digeledah dirumah tersangka ditemukan seperangkat alat hisap sabu dan mesin pres sebagai pencetak narkoba jenis ekstasi,”ujarnya.

Tidak hanya itu, anggota kembali menemukan barang bukti ineks sebanyak 351 butir setelah diperiksa yang positif mengandung Methamphetamin hanya lima butir dan selebihnya oplosan.

“Berdasarkan pengakuan tersangka untuk mengoplos ineks tersangka mencampur ineks asli dengan air sabu, obat sakit kepala dan cat untuk melukis. Setelah dicetak dengan mesin pres ineks oplosan ini dikirim ke Tulung Selapan dengan perbutir nya dua puluh ribu,”pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Aniaya Bocah, Oknum Jaksa di Lahat Dipolisikan

Lahat, Detik Sumsel – Salah satu oknum anggota Kejaksaan Negeri Lahat kembali berulah. Kali ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *