Beranda Daerah Ibu – ibu di Lahat Klaim Lahan BKSDA Milik Nenek Moyang Mereka

Ibu – ibu di Lahat Klaim Lahan BKSDA Milik Nenek Moyang Mereka

Tanggal : Pukul :
288
0
Puluhan kaum ibu disela usai lakukan aksi penebasan di lahan BKSDA.  foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Puluhan warga Desa Padang Baru, Kecamatan Merapi selatan yang mayoritas kaum ibu ibu kembali mendatangi pusat Pelatihan Gajah BKSDA Wilayah II, di desa setempat, melakukan aksi penebasan pohon semak belukar untuk membuka lahan perkebunan.

Masyarakat mengklaim lahan sekitar 170 ha di kawasan Pelatihan Gajah tersebut, bukanlah milik BKSDA, melainkan milik nenek moyang warga Desa Padang, yang dikelola dan ditinggali oleh masyarakat tapi direbut pihak BKSDA.

“Tahun 1990 lalu, pas tengah malam datang serombongan orang dengan membawa gajah. Selanjutnya lokasi ini diambil alih oleh pihak BKSDA,” ujar Badawi, perwakilan masyarakat, Rabu (27/12).

Aktivitas terhenti setelah puluhan aparat Polres Lahat, Kodim 0405 Lahat dan Pemerintah Daerah setempat, mengajak warga untuk tenang serta menyelesaikan masalah ini secara baik- baik.

“Sekarang kita ingin menanyakan status tanah ini. Apakah sudah diperjual belikan,  atau dihibahkan, ” kata Badawi.

Sementara, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, yang turun langsung menemui masyarakat mengatakan, permasahan ini akan segera diselesaikan oleh Pemkab Lahat dan dikawal Polres Lahat. Namun masyarakat juga dilarang, asal menebang pohon diareal ini, kerena melanggar hukum.

“Kalau ada warga yang melanggar hukum,  terpaksa kita tindak. Masyarakat bisa mengadu baik-baik dengan pihak DPRD dan Pemkab Lahat, ” sampai Ferry.

Setelah diberikan himbauan oleh pihak Polres Lahat, Koramil dan pihak kecamatan, warga akhirnya membubarkan diri dan pulang ke rumah masing- masing. Sembari mengancam bakal terus mempertanyakan status lahan tersebut.  (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here