Pemerintah Kabupaten Banyuasin Siap Menyukseskan Asian Games Tahun 2018

Hutang BBM Belum Dibayar, PBK OKU Terancam Stop Beroperasi

0
192
Baturaja, Detik Sumsel — Mobil Dinas Penanggulangan Bahaya Kebakaran (PBK) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terancam tidak bisa beroperasi.¬†Penyebabnya, SPBU tempat biasa Dinas tersebut “Ngebon”
BBM tidak lagi memberikan hutangan akibat telah menumpuknya hutang PBK selama ini.
Hal ini diakui oleh Kepala Dinas PBK OKU Himda Pahruzal saat dibincangi awak media diruangannya, Senin (3/9).
Dikatakan Himda, terhitung sejak hari senin ini, pihak PBK OKU tidak bisa lagi mengisi BBM di SPBU kemelak hal ini dikarenakan hutang PBK di SPBU tersebut sudah semakin membengkak.
“Hutang kita sudah mencapai diatas Rp 50 juta” Ucap Himda.
Ia menambahkan, PBK hanya mendapat jatah anggaran dari pemerintah sebesar Rp 110 juta untuk BBM sedangkan armada yang dimiliki sebanyak 10 mobil semprot dan 3 mobil tangki suplai air.
“Bayangkan untuk satu mobil semprot BBM yang digunakan 180 liter belum mobil yang lain cukup tidak untuk satu tahun dana Rp 110 juta,”keluh Himda

Belum lagi kata Himda banyak tingkat kebakaran rumah dan lahan. Di OKU per 20 Juli 2018 saja terhitung 18 kasus kebakaran belum lagi jika diminta untuk menyemprot siring tersumbat dan tanaman di taman kota Baturaja,

“Pada bulan Januari ada 8 kasus kebakaran, Maret 1 kasus, Juni 2 kasus Juli 5 kasus, Agustus dan terakhir 2 September kemarin belum direkap” Bebernya.
Jadi, saat ditanya bagaimana jika kedepan ada kebakaran Himda hanya bisa pasrah sembari mengatakan perbanyak sholat Istisqa’ meminta hujan turun saat ada kasus kebakaran.
“Ya mau bagaimana lagi 2 mobil sudah tidak bisa dioperasikan lagi karena tidak ada minyak, jadi banyak-banyak sholat minta hujan saja kalau ada kebakaran. Seandainya ada tempat pelatihan ilmu memadamkan api dengan ditiup lebih baik anggaran kita drop kesana saja biar tidak usah pake armada tinggal tiup padam api,”candanya. (fei).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here