Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Pemotongan tumpeng HUT ke-13 Ponpes Aulia Cendikia Palembang

HUT ke-13, Anita Berharap Aulia Cendikia Jadi Rujukan Pesantren Nasional

Palembang, Detik Sumsel- Puncak hari ulang tahun (HUT) ke-13 Ponpes Aulia Cendikia Talang Jambe Palembang terasa spesial dengan kehadiran ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati SH MH, Sabtu (10/8). Terlebih, kehadiran Anita tak sendirian melainkan bersama keluarga besar.

Dalam kesempatan tersebut juga, perempuan pertama yang menjabat ketua DPRD Sumsel tersebut, mendapat doa dari santri karena tak berselang lama dari hari ulang tahunnya 28 Juli lalu.

“Alhamdulilillah, bunda sangat terharu di doakan santriwan-santriwati,” kata Anita dalam sambutannya.

Diusia yang sudah matang, Anita berharap Ponpes Aulia Cendekia dapat menjadi ponpes rujukan bukan hanya untuk santri/santriwati dari Sumsel, melainkan dari provinsi lain di Indonesia. “Setara dengan pesantren rujukan Nasional lainnya seperti di Jawa,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, politisi Golkar ini menyampaikan, bahwa DPRD Sumsel saat ini tengah mengusulkan peraturan daerah (Perda) Ponpes turunan dari undang-undang 18 tahun 2019 tentang pondok pesantren (Ponpes).

“Dengan adanya Perda Ponpes, pemerintah turut andil dan bertanggungjawab terhadap ponpes,” ungkapnya.

“Saat ini sedang dibahas untuk masuk Prolegda (Progam Legislasi Daerah), jadi nanti memuat turunan-turunan undang-undang itu sendiri, kita berharap dengan adanya perda semakin ada penguatan terhadap ponpes, terutama kepedulian pemerintah,” sambungnya.

Apalagi kata Anita, ditengah pandemi Covid-19 ini banyak ponpes yang mengalami kesulitan keuangan.

“Diharapkan dengan adanya perda, bisa jadi tanggungjawab pemerintah, selama ini hanya melalui hibah,” ujar Ketua DPRD Sumsel perempuan pertama di Sumsel ini.

Secara teknis Anita belum tahu apakah dengan Perda tersebut, ponpes kedepannya masuk kedalam kewenangan Dinas Pendidikan atau Diknas lainnya, karena saat ini masih dalam pembahasan.

“Kita belum tahu kisi-kisinya, dengan adanya perda didalam tentu akan ada Anggarannya. Pokoknya perda pondok pesantren ini harus diwujudkan,” katanya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Aulia Cendekia, Ustadz Hendra Zainuddin menuturkan dalam rangka memperingati HUT ke 13, pada tahun ajaran baru mendatang akan menggratiskan biaya sekolah bagi anak yatim-piatu yang ada di kelurahan Talang Jambe, Palembang.

“Khusus anak yatim, anak piatu dan anak yatim-piatu yang ada di kelurahan Talang Jambe gratis, mulai dari madrasah ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Ini bentuk kepedulian Ponpes Aulia Cendekia terhadap dunia pendidikan,” tukasnya. (Red)

About Redaksi

Check Also

Musnahkan 5,7 juta batang rokok ilegal beserta ribuan barang lainnya di Kantor Bea Cukai Palembang, Rabu (23/9)

Musnahkan Jutaan Rokok dan Barang Ilegal, Negara Rugi 2,7 Milyar 

Palembang, Detik Sumsel,- Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumatera Bagian Selatan Timur musnahkan 5,7 juta batang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *