Iklan
Pemprov
Olahraga ini tidak hanya hadir di kota metropolis saja, Line Dance juga mulai merambah ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Lubuklinggau, Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Ulu Timur (OKUT).

Hobi Olahraga, Bikin Komunitas Dansa

Palembang, Detik Sumsel- Berangkat dari kegemaran pada dunia olahraga terutama Olahraga Langkah Dansa atau Line Dance maka dibentuk Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Provinsi Sumsel yang di ketuai oleh Ibu Hj. Eryn Sukma & Ikatan Langkah Dansa (ILDI) Kota Palembang yang diketuai oleh Hj. Gadis Bakry.

Ketua Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI) Prov. Sumsel, Hj Eryn Sukma mengatakan Line Dance saat ini tengah booming. Mayoritas menyukai olahraga satu ini. Karenanya olahraga ini tidak hanya hadir di kota metropolis saja, Line Dance juga mulai merambah ke Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Lubuklinggau, Ogan Komering Ulu dan Ogan Komering Ulu Timur (OKUT). “Hampir setiap daerah ada,” katanya.

Menurutnya olahraga ini memberikan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh seperti mencegah kepikunan atau demensia, menjaga kebugaran tubuh.

Baca Juga :   Terapkan Protokes Hingga Diskon 40 Persen

Selain itu, dikatakan pemilik dari Radisya Studio & Sauna bahwa, Line Dance melatih dan mempertajam daya ingat, memperlancar daya motorik otak, memperkuat daya orientasi, dan melatih daya konsentrasi. “Line dance adalah orang menyenangkan karena olahraga diiringi musik dengan gerakan yang sangat fleksibel sehingga sangat menyenangkan. Olahraga yang fun,”

Pihaknya sendiri menghadirkan kelas line dance dengan harga yang terjangkau sehingga seluruh kalangan masyarakat dapat ikut menikmati olahraga yang notabene dahulunya hanya dinikmati oleh komunitas tertentu.

“Ternyata peminatnya luar biasa, dalam setahun hampir rata-rata sanggar senam di Palembang, kelas line dance itu dibina oleh Instruktur yang bersertifikasi ILDI. Bahkan Radisya sekarang punya delapan kelas khusus anak usia 3 tahun hingga SMP, yang menyebar di sanggar sanggar senam Palembang” tuturnya..

Sebagai Ketua ILDI yang berada di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumsel, ia pun menggandeng beberapa cabang olahraga lainnya yang ada di bawah KORMI. “Kita ada kelas kungfu, kickboxing dan kelas taekwondo yang sudah jalan,” ujarnya.

Baca Juga :   Berawal dari Perbedaan, dr Wiwit dan dr Rheza Mengikat Janji Suci

Radisya juga membuka kelas yoga, zumba, aerobik, belly dance dan lainnya setiap hari Senin – Minggu untuk  pemula, intermediate, dan kids dengan harga Rp25.000 dan Rp20.000 untuk kelas anak anak per latihan. Harga ini sudah termasuk sauna selama 15 – 30 menit.

Meski masih tergolong baru, ILDI Sumsel sudah menuai prestasi juara dua tingkat nasional untuk koreografi Bujang Gadis Palembang. ”Seluruh instruktur dan koreo dikumpulkan dari seluruh Indonesia, diminta kirim koreo melalui virtual karena masih masa pandemi , dan kita berhasil meraih juara dua,” pungkasnya. (Ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Dari Guru Bimbel Hingga Menjadi Pengusaha Ikan Hias

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi Covid-19 hingga saat ini masih sangat mempengaruhi perekonomian masyarakat, selain …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *