Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Pendidikan Hendri Zainuddin Soroti Biaya Kuliah Kedokteran

Hendri Zainuddin Soroti Biaya Kuliah Kedokteran

Tanggal : Pukul :
1352
0
Anggota DPD RI asal Sumsel Hendri Zainuddin saat melakukan kunker ke Fakultas Kedokteran Unsri.

Palembang, Detik Sumsel – Mahalnya biaya kuliah di Fakultas Kedokteran, baik universitas negeri maupun swasta, membuat anak-anak dari keluarga kurang mampu harus membuang impian jauh-jauh.

Hal ini pun turut menjadi perhatian Anggota Komite III DPD RI, H. Hendri Zainuddin. Senator asal Sumsel ini mempertanyakan kepada pihak Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri), terkait biaya pendidikan kedokteran yang dianggap sebagian masyarakat mahal dan tidak berpihak bagi masyarakat menengah kebawah.

“Biaya pendidikan kedokteran dinilai sebagian masyarakat sangat tinggi dibandingkan program studi lain, dan ini membuat dilema bagi masyarakat yang ingin mengenyam kuliah pendidikan kedokteran,” ujar Hendri dalam kesempatan Kunjungan Kerja (kunker) untuk melakukan penyusunan Daftar Inventarisir Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran Unsri.

Baca Juga :   Berikan Bekal Kepada Mahasiswa Dalam Menghadapi Era 4.0

Lanjut Hendri, perlu ada pengaturan khusus terkait biaya pendidikan kedokteran. “Nah, dalam revisi RUU ini sudah dibahas akan ada biaya yang ditetapkan dan biaya harus mempertimbangkan ekonomi keluarga calon mahasiswa,” bebernya.

Sementara itu, Dekan FK Unsri, dr Syarif Husin MS, menyebutkan terkait biaya kuliah Kedokteran di Unsri menerapkan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT).

“Jadi, UKT ini sudah menyesuaikan dengan ekonomi keluarga. Penentuan UKT ini juga melalui metode wawancara dengan calon mahasiswa dan orang tua,” ungkapnya.

Baca Juga :   Karena Alasan Ini, Sriwijaya FC Akhiri Perburuan SVD

Lanjutnya, untuk biaya UKT Fakultas Kedokteran Unsri dimulai dengan nominal Rp500 ribu. “Selain itu, bagi mahasiswa yang berprestasi dan berasal dari keluarga pra sejahtera juga diberikan beasiswa bidikmisi,” terangnya.

Dalam kesempatan Kunjungan Kerja (kunker) untuk melakukan penyusunan Daftar Inventarisir Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran Unsri Senator asal Sumsel juga banyak melakukan diskusi seputar Pendidikan Kedokteran yakni diantaranya permasalahan distribusi dokter dan Uji Kompetensi. (tet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here