Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Jainuri saat di BAP oleh Unit Pidum Polresta Palembang
Jainuri saat di BAP oleh Unit Pidum Polresta Palembang

Hendak Kabur, Begal ini di door Polisi

Palembang, Detik Sumsel,- Jainuri (22), warga Jalan Nilakandi RT 04/02 Kelurahan Karyajaya, Kecamatan Kertapati, Palembang, terduga pelaku begal terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui Kanit Pidum Iptu Tohirin menyampaikan, aksi begal yang dilakukan Jainuri bersama rekannya S (buron), saat korban yakni Sudibyo (52), warga Dusun I, RT02, Kelurahan Sumber Asri, Kecamatan Lubai, Kabupaten Muaraenim, terjadi di Jalan Nilakandi tepatnya di Ply Over Keramasan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Senin (12/11).

“Melihat korban melintas di TKP dengan sepeda motor, pelaku bersama rekannya langsung menghentikan korban. Kemudian S (rekan pelaku), meminta rokok kepada korban dan meminta uang Rp1 juta dengan mendongkan sajam jenis celurit dileher korban. Lantaran terancam korban pun terpaksa memberikan uangnya Rp1 juta,” kata Kanit Pidum, Selasa (13/11).

Baca Juga :   Pimpin Apel Kesiap Siagaan Bencana, Ini Pesan Kholid

Bersamaan itu, petugas gabungan (hunting) pun melintas di TKP. Mendenger teriakan korban, dengan cepat dipimpin Kanit Pidum, Iptu Tohirin dan Kanit Pidsus, Iptu Harry Dinar, langsung mengejar tersangka. Alhasil Jainuri pun langsung dilumpukan.

“Benar pelaku ditangkap saat usai melakukan aksi begal di TKP, di mana saat itu petugas kita lagi melakukan hunting dilokasi. Pelaku juga terpaksa dilumpuhkan karena hendak kabur dan melawan petugas,” terangnya.

Lanjut Tohirin, saat melakukan aksinya Jainuri tak sendiri, namun bersama rekannya yang berhasil kabur yakni S. Namun identitasnya sudah dikantongi. “Ada satu DPO, namun identitasnya sudah kita kantongi, tentunya akan kita kejar dan berikan tindakan tegas,” imbuhnya.

Baca Juga :   DRA Pecat Oknum Kader Golkar Palembang Tertangkap Narkoba

Atas ulahnya pelaku akan dikenakan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun.

Sedangkan Jainuri, ketika ditemui di ruang piket Reskrim Polresta Palembang, hanya bisa menahan sakit karena dihadiahi petugas dengan timah panas.

“Baru sekali pak ini saya lakukan. Tadi malam saya diajak oleh S pak, Saya melakukan aksi tersebut saya pun hanya duduk diatas motor melihat situasi disekitar. Tapi sial rupanya ada polisi di sekitar lokasi. Oleh itu kami usai beraksi langsung ditangkap,” aku Jainuri menyesal. (Vot)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Poetra

Avatar

Check Also

Hadiri Puncak Hari Santri Nasional, HD Minta Santri Manfaatkan Teknologi

Palembang, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel)  H Herman Deru meminta para santri di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *