Iklan

Detik
Pemprov
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi merilis perguruan tinggi Harapan Palembang dalam kasus penipuan dan tidak memiliki izin operasional

Hasil Penyelidikan Polisi Izin Operasional PT Harapan Palembang Mati Sejak 2009

Palembang, Detik Sumsel — Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Yustan Alpiani membeberkan Yayasan Harapan Palembang berdiri dari tahun 1998, namun pada tahun 2009 izinnya berakhir pemilik nya tidak memperpanjang lagi izin dari Kementerian Riset, Teknologi dan pendidikan tinggi di Jakarta.

“Begitu juga saat 64 mahasiswa nya diwisuda izin Yayasan Harapan Palembang belum diperpanjang. Begitu juga dengan ijazah yang sudah diterbitkan dan dimiliki mahasiswa tidak sah atau ilegal,”ujar Yustan Alpiani.

Dalam perkara ini pasangan suami istri Sopyan Sitepu dan Maimunah Sitorus
selaku Pembina Yayasan Perguruan Tinggi Harapan Palembang dan Ketua Yayasan resmi dijadikan tersangka oleh Ditreskrimum Polda Sumsel.

Baca Juga :   Menghadapi Nataru, Ini Yang Dilakukan Polda Sumsel

“Kedua tersangka dijerat dengan pasal 378 KHUP tentang penipuan jo pasal 71 UU No 20 tahun 2003 tentang pendidikan nasional dan pasal 42 UU No 12 tahun 2012 tentang pendidikan perguruan tinggi dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar,”tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Fauzi

Avatar

Check Also

Maksimalkan Layanan Kesehatan RSUD, Bupati OKI Resmikan Unit Hemodialisis

Kayuagung, Detik Sumsel-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung terus meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *