Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus Harus Berpikir Kritis Bukan Hanya Strategis

Harus Berpikir Kritis Bukan Hanya Strategis

Tanggal : Pukul :
267
0
Pengamat Politik asal Sumsel, Bagindo Togar

Pengamat Politik Sumsel, Bagindo Togar mengungkapkan, bahwa wakil rakyat memiliki peran yang sangat penting, baik itu pengawasan, anggaran serta legislasi.

Menurutnya, anggota Legialatif harus memahami terlebih dahulu terkait motivasi yang membuat mereka berani dalam mengikuti pertarungan.

“Yang pasti mereka sebelumnya telah memiliki suatu motivasi sendiri, apakah hanya untuk sekedar gagah-gagahan, ataukah hanya untuk mencari status sosial,” ungkap Bagindo kepada Detik Sumsel.

Dirinya juga mengatakan, saat ini pertarungan dalam perebutan kursi legislatif, optimisme para caleg sangat tinggi untuk menjadi anggota legislatif. “Tapi bukan hanya optimisme saja, mereka juga harus memiliki target apa yang akan dilakukan mereka disana, dan pencapaian apa saja yang akan dilakukan,” katanya.

“Jangan hanya menginginkan jabatan saja, ketika menjadi dewan, menjadi anggota legislatif, melaksanakan tugas pokoknya saja tadi sekedaran saja dan tidak maksimal, seperti pengawasan, legislasi, dan anggaran itu hanya sekedar mengerti saja,” lanjut Bagindo.

Menurutnya, para anggota legislatif harus dapat sangat memahami, dan mempunyai pencapaian yang terukur. “Jangan hanya sekedar memperoleh jabatan publik di bidang legislatif saja,” tambahnya.

Baca Juga :   Lubuklinggau Kebagian Rp 8,927 Miliar

Lanjutnya, banyak hal yang akan dihadapi oleh caleg-caleg terpilih, seperti menyamakan presepsi dengan program pembangunan. Hal tersebut disampaikan Bagindo Togar dalam suatu pengamatannya sejak 10 tahun silam.

“Seperti contohnya kota Palembang, menurut pengamatan saya selama 10 tahun ini, Palembang memang ada pembangunan, tetapi semua itu belum merupakan pembangunan kontruksi aspirasi publik, yang dimaksud yaitu pembangungan dan gambaran tersebut belum sesuai dengan yang diharapkan publik,” katanya.

Ia juga mencontohkan tentang infrastruktur yang dilaksanakan, masih banyak ditemukan jalan, drainase serta penataan ruang-ruang publik terbuka yang belum diselenggarakan oleh Pemerintah kota.

“Dan inilah fungsi para legislatif, DPR nanti seharusnya dapat mendorong Pemerintah untuk merumuskan bidang-bidang atau program pembangunan yang sesuai dengan konstruksi aspirasi publik, dan mereka Juga harus turut untuk mengawasi. Jangan hanya menyampaikan aspirasi tetapi tidak mengawasi. Sama halnya untuk di DPR Provinsi ataupun pusat,” tuturnya.

Baca Juga :   Prasasti Telaga Batu Disoal, Ini Penjelasan PT Pusri

Dirinya juga menegaskan, para anggota legislatif harus mampu untuk menjalankan amanatnya sebagai wakil rakyat, bukan hanya tertuju pada partai, kelompok ataupun keluarga.

“Mereka harus memiliki sensitifitas dalam melihat permasalahan, harapan dan tuntutan masyarakat. Mereka harus maksimal dengan peran barunya dengan mengeban amanah, dan mereka harus membuat suatu perubahan demi masyarakat,” tegasnya.

Dikatakannya, angota legislatif bukanlah hanya sekedar mitra strategis, namun anggota legislatif juga diharuskan untuk dapat mengutamakan juga bahwa mereka merupakan mitra kritis.

“Mitra kritis yaitu mitra yang bisa mengkritisi eksekutif, jangan nanti daya kritisnya hilang ketika berfikir bahwa segala sesuatu atau kuncinya itu di tangan eksekutif. Mereka harus kritis terhadap kinerja di level Pemerintahan masing-masing. Mulai dari Kabupaten/Kota, Provinsi, termasuk juga yang menjadi wakil rakyat di pusat yaitu DPR RI,” pungkasnya. (Wira)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here