Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Ekonomi Harga Naik, Daihatsu Tetap Optimis Capai Target

Harga Naik, Daihatsu Tetap Optimis Capai Target

Tanggal : Pukul :
306
0
SPG saat menunjukkan salah satu produk unggulan Daihatsu.

Palembang, Detik Sumsel – Merosotnya nilai tukar rupiah terhadap Dolar, sampai saat ini belum memberikan pengaruh terhadap penjualan produk Daihatsu.

“Bahkan secara keseluruhan dari total target penjualan sampai akhir tahun 1.983 unit kendaraan, hingga Agustus penjualan unit sudah mencapai 1.522 unit all type kendaraan,” jelas General Manager Daihatsu Encar, David Susilo, Jumat (05/10).

Ia menambahkan, dalam sebulan Daihatsu Encar mampu menjual 173 unit kendaraan all tipe, 45 persen didominasi kendaraan komersial jenis pick up, yang diikuti Sigra, Xenia, Terios, dan Ayla.

“Kita tidak terpengaruh dengan kenaikan Dolar, karena hampir seluruh spare part kendaraan,¬†88 persen berasal dari lokal, hanya 18 persen spare part kendaraan tersebut yang harus didatangkan dari luar negeri,” katanya.

Meski tidak mempengaruhi penjualan, namun untuk harga, mau tidak mau ada kenaikan rata-rata Rp 1 juta sampai dengan 2 juta per unit kendaraan, yang sudah mulai berlaku sejak 1 Oktober yang lalu.

Untuk Ayla D MT tipe terendah Rp 101,1 Juta dan tertinggi aa X At DLX metic Rp 141,9 Juta, Sigra tipe D MT standar Rp 118,3 Juta dan tipe matic Rp 127,4 Juta, Xenia mulai dari terendah Xenia X standar Rp 191,7 Juta dan tipe tertinggi Grand New Xenia R Sporty Rp 226,65 Juta, dan Grandmax pick-up standar Rp 134,9 Juta.

Kenaikan harga kendaraan ini, hampir terjadi di seluruh jenis kendaraan, dan memang kendaraan komersil seperti Grandmax yang mengalami kenaikan harga paling tinggi sebesar Rp 2 juta per unitnya. Selain faktor banyaknya spare part impor, juga disebabkan tingginya biaya uji KIR bagi kendaraan komersial.

Ia menambahkan, kenaikan harga sejak awal Oktober lalu, tidak hanya berlaku untuk pemesanan unit kendaraan yang dilakukan bulan ini saja. Tapi juga berlaku untuk pemesanan kendaraan yang sudah SPK di bulan Agustus maupun September, akan mengikuti kenaikan harga.

Untuk menyikapi kenaikan harga ini, pihaknya menghadirkan program uang muka (DP) murah dan suku bunga ringan, agar penjualan selama tiga bulan ke depan tetap stabil. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here