Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Hanya Menjawab Iya Saat Dibangunkan Tidur, Napi LP Pakjo Dianiaya Oknum Sipir

Hanya Menjawab Iya Saat Dibangunkan Tidur, Napi LP Pakjo Dianiaya Oknum Sipir

Tanggal : Pukul :
697
0
Istri dari Kadarisman saat membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Senin (8/9). Foto Fauzi / DS

Palembang, Detik Sumsel — Untuk yang kesekian kalinya, narapidana menjadi korban kebrutalan oknum Sipir. Kali ini menimpa Kadarisman narapidana yang mendekam di Lapas Pakjo Palembang.

Akibatnya Kadarisman mengalami luka dibagian kepala dan pelipis mata sebelah kiri setelah dianiaya dan dikeroyok beberapa oknum Sipir Lapas Pakjo Palembang saat hendak dibangunkan tidur Sabtu (6/10) pagi.

Dengan diwakili istri dan kakak kandung nya, Kadarisman pun membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel untuk melaporkan kejadian pengeroyokan tersebut Senin (8/10).

“Kami keluarga dapat kabar kalau kakak saya dianiaya Sabtu pagi, penganiayaan itu dilakukan sesudah pegawai apel pagi, sesudah apel pagi itu mereka membangunkan napi,”kata Rian adik kandung korban usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Senin (8/10).

Dikatakan Rian, sewaktu dibangunkan oleh Sipir kakak nya menjawab iya, tapi oknum Sipir tersebut salah tanggapan dan mengira kakak nya membentak Sipir.

“Kakak saya langsung meminta maaf kepada Sipir itu, namun oleh oknum Sipir itu kakak saya dikeluarkan dari dalam sel lalu dibawa ke ruang pengamanan disanalah kakak saya dipukul dengan asbak rokok mengenai pelipis sebelah kiri ini berdasarkan saksi napi napi lain dan kakak saya yang melihat dan mereka siapa jadi saksi,”jelasnya.

Dengan adanya laporan ini, pihak keluarga berharap pihak kepolisian dapat menindak lanjuti laporan ini dan pelaku penganiayaan bisa ditangkap dan diproses secara hukum yang berlaku.

“Hanya karena menjawab iya, tapi dianiaya hingga pecah kepala dan pelipis matanya, padahal kakak saya itu tidak ada kesalahan sama sekali. Kakak saya itu tanggal 20 ini bebas dan SK pembebasan nya sudah keluar,”tuturnya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polda Sumsel AKBP Munaspin membenarkan adanya laporan keluarga korban dan laporan nya sudah diterima dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Ditreskrium untuk ditindaklanjuti.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here