Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Hakim PN Lahat Vonis Bebas Terdakwa Pencuri Mobil, JPU Ajukan Kasasi

Hakim PN Lahat Vonis Bebas Terdakwa Pencuri Mobil, JPU Ajukan Kasasi

Tanggal : Pukul :
142
0
Jaksa penuntur Kejari Lahat, M Abby Habibullah. Foto Heru/DS

Lahat, Detik Sumsel — Masih ingat dengan kasus pencurian mobil jenis Toyota Avanza Nopol B 1364 ZFJ, milik pemudik di depan masjid AT Taqwa, Desa Tanjung Pinang, Kecamatan Merapi Barat, Minggu (2/6) lalu. Duan ramli (29) selaku terdakwa dalam perkara ini, divonis bebas oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lahat, Jimmi Maruli SH MH, bersama Hakim Anggota, Ahmad Renardhien SH, dan Mahartha Noerdiansyah SH, Selasa malam (19/11).

Atas putusan tersebut, M Abby Habibullah, selaku JPU perkara itu langsung mengajukan upaya kasasi ke Mahkaman Agung. Dengan pertimbangan, JPU yakin terdakwa betul melakukan perkara tersebut. Dibuktikan dari rekaman CCTV di Indomaret simpang Kejari Lahat. Juga tidak sesuainya keterangan saksi yang dihadirkan saat persidangan.

“Dari petikan pledooi terdakwa yang dibacakan pengacaranya saja, sudah tidak meyakinkan. Seperti membenarkan tanggal 7 Juni 2019 terdakwa bersama saksi, Bela Vista, istrinya, berangkat ke Palembang menjemput kakak perempuannya. Ditanggal yang sama juga membenarkan, sampai ditangkap terdakwa tidak pernah meninggalkan Kota Pagaralam,” beber Abby, Rabu (20/11).

Sebelumnya JPU menuntut terdakwa 4 tahun penjara. Karena terbukti melakukan pencurian mobil milik Murniati, pemudik asal Kampung Belimbing Sawah, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok Provinsi Jawa Barat. Duan berhasil ditangkap Polisi, di Kota Pagaralam (29/6) lalu. Sedangkan mobilnya, sudah lebih dahulu diamankan polisi Kamis (6/6) lalu di Kota Prabumulih, usai terlibat aksi kejar-kejaran dengan pihak kepolisian.

“Benar Duan ditetapkan tersangka, dan ditahan atas kemiripan dengan objek yang ada dalam rekaman CCTV. Namun secara fakta hukum, secara logika hukum, unsur mengambil suatu barang tidak terpenuhi pada diri Duan,” ucap Sapta Putra Wahyudi SH, kuasa hukum terdakwa.

Untuk diketahui, ditangkapnya Duan setelah polisi menemukan struk belanja indomaret, di dalam mobil curian. Saat itu mobil sudah ditinggalkan pengemudinya di Kota Prabumulih, persis usai terlibat aksi kejar-kejaran bersama polisi. Setelah ditelusuri didapatlah hasil rekaman CCTV tersebut, dan dibuktikan dari hasil lab, yang keluar masuk ke mobil curian ialah Duan.

“Terdakwa Duan Ramli diyatakan tidak terbukti secara sah, melakukan pencurian. Majelis Hakim pasti punya pertimbangan jelas. Seharusnya sekarang terdakwa sudah dibebaskan. Tapi ini belum selesai, jika JPU mengajukan Kasasi atas putusan ini,” sampai Humas PN Lahat, Dicky Syrifudin SH MH. (heru).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here