Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Pemain Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U-16 menggelar latihan di Stadion Bumi Sriwijaya jelang pertandingan menghadapi PSMS Medan. (Istimewa)
Pemain Elite Pro Academy (EPA) Sriwijaya FC U-16 menggelar latihan di Stadion Bumi Sriwijaya jelang pertandingan menghadapi PSMS Medan. (Istimewa)

Hadapi PSMS di Laga Perdana, EPA SFC U-16 Fokus Benahi Penyelesaian Akhir

Palembang, Detik Sumsel-Penyelesaian akhir menjadi fokus latihan yang terus dimatangkan Elite Pro Academy Sriwijaya FC (EPA SFC) U-16 l, jelang pertandingan menghadapi PSMS Medan pada laga perdana Liga 1 U-16, Sabtu (15/9/2018) di Stadion Madya Bumi Sriwijaya.

Pelatih Kepala Elite Pro Academy SFC U-16 Fauzi Toldo mengungkapkan, dari semua persiapan yang sudah mereka lakukan sejauh ini, memang finishing touch menjadi perhatian khusus.

“Alhamdulillah untuk persiapan tim sudah mencapai 95 persen dan sampai saat ini masi ada waktu beberapa hari lagi untuk mematangkan kekuatan tim. Karena tinggal finishing touch pemain yang masih kurang,” ujarnya, Rabu (12/09/2018) pagi.

Mantan kiper utama SFC ini mengungkapkan, tentang peta kekuatan lawan sendiri, sebenarnya anak asuhnya sudah pernah bertemu dengan PSMS Medan U-16 pada pertandingan Festival Filanesia di Sawangan beberapa waktu lalu.

“Target kita tentu mengambil poin penuh. Walaupun pernah ketemu dan menang 2-0, kita tidak akan menganggap remeh lawan meski main di kandang sendiri,” ungkapnya.

Baca Juga :   Calon Pelatih Sriwijaya FC Sisakan Dua Nama

Mantan pelatih tim Porprov Pagaralam itu menyatakan, Laskar Wong Kito Mudo tetap mewaspadai permain keras dari anak-anak muda Ayam Kinantan-julukan PSMS Medan.

“Sampai saat ini kabar yang saya dapat tidak banyak perubahan yang dilakukan PSMS dari Sawangan kemarin. Tapi kami patut waspada dengan gaya permainan keras mereka. Kami juga mohon doa pada masyarakat agar mendukung SFC U-16 yang akan berlaga di Liga 1,” tukasnya.

Sementara, Manajer EPA SFC U-16, Hanief Djohan menuturkan, persiapan selama lebih dari 5 bulan tim yang berkekuatan mayoritas anak anak asli sumsel ini semakin kelihatan format dan karakternya. Apalagi pada satu bulan terakhir, saat lapangan di Jakabaring Sport City (JSC) dan Stadion Bumi Sriwijaya digunakan untuk Asian Hames, mereka justru diintensifkan latihannya di markas Arhanud.

Baca Juga :   Meski Lolos 8 Besar, Ambrizal Minta Sriwijaya FC Berbenah

“Seminggu jelang kick off pemain benar-benar difokuskan latihan di Stadion Bumi Sriwijaya. Insya Allah juga menjelang pertandingan nanti mereka akan kita konsentrasikan dalam satu wisma atau asrama. Agar kondisi mereka terpantau menjelang pertandingan,” tuturnya.

Hanief melanjutkan, semua harus berbangga dan perlu didukung penuh oleh semua pihak dan masyarakat bola sumsel. Karena inilah gambaran kecil pemain pemain masa depan asli Sumsel. Hal yang terpenting, harus merebut poin penuh di laga awal lawan PSMS nanti. Apalagi derby Sumatera ini dijadikan partai pembuka kompetisi Liga 1 U-16 seperti yang di sampaikan Vice Presiden PSSI Joko Driono.

“Kita berharap tim EPA SFC U16 nanti didukung banyak penonton. Terutama kalangan pelajar dan SSB yang ada di Sumsel.  Karena ini menjadi salah satu muara pembinaan sepakbola usia dini dan usia muda di Sumsel,” tandasnya. (iyop/ril)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Iyop DS

Avatar

Check Also

Dirtek PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Indrayadi. (Istimewa)

Derry Herlangga dan Tedi Berlian Resmi Dilepas Sriwijaya FC

Palembang, Detik Sumsel — Mendekati kembali bergulirnya Liga 2 Indonesia Tahun 2020, Sriwijaya FC mengeluarkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *