Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Hadapi COVID-19 Perlu Upgrade Teknologi dan SDM
Kegiatan International Webinar ini merupakan salah satu langkah dalam internasionalisasi fakultas ekonomi untuk mendukung Universitas Sriwijaya menjadi World Class University.

Hadapi COVID-19 Perlu Upgrade Teknologi dan SDM

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi COVID-19 memberikan dampak negatif terhadap perekonomian Indonesia di berbagai. Bahkan, meluluhlantakkan ekonomi di beberapa negara. Untuk itu, Indonesia perlu langkah jitu menghadapi tantangan guna improve kegiatan ekonomi regional di Indonesia terutama peningkatan produktivitas sumber daya manusia.

Director for General Transfer Funds Ministry of Finance Republik of Indonesia Adriyanto MA PhD mengatakan, pademi ini Covid-19 berdampak hampir seluruh sektor. Sektor kesehatan mengakibatkan krisis karena belum adanya vaksin, obat, terbatasnya peralatan dan tenaga kesehatan, sektor sosial membuat penurunan tajam pada aktivitas ekonomi mendorong pengangguran di banyak sektor, termasuk sektor informal.

Sedangkan sektor ekonomi berdampak pada konsumsi yang terganggu akibat investasi dan ekspor impor terhambat. Disektor keuangan terjadi penurunan kinerja keuangan pada sektor riil seperti kredit macet yang meningkat dan profitabilitas sektor keuangan yang dalam tekanan karena kemampuan bayar masyarakat terganggu. “Terjadi perlambatan ekonomi di Indonesia. Bahkan beberapa negara jatuh bebas,” katanya saat seminar internasional Sabtu, (4/7/2020).

Ia menambahkan, kondisi pademi ini menjadi tantangan yang tidak mudah mengingat ekonomi Indonesia hingga saat ini masih didominasi oleh industri manufakturing dan sektor ini Indonesia menggunakan teknologi yang belum terlalu canggih, belum lagi, jaringan industri manufakturing di Indonesia masih banyak yang belum terlibat dalam jaringan produksi global. “Hal hal ini perlu di dorong agar industri manufakturing mampu bersaing dan mandiri,” sebutnya.

Baca Juga :   Razia Malam Minggu, Tim Resmob Jatanras Amankan Tiga Pria Bawa Sajam

Senior lecture and researcher Sunway Collage Malaysia, Dr. Benedict Valentine Arulanandam PhD mengungkapkan, menghadapi pademi ini perlu mengintergrasikan teknologi sebagai input untuk peningkatan kegiatan perekonomian. Namun, tidak hanya teknologi yang diupgrade, namun juga kualitas dan kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola teknologi tersebut agar dapat menjawab tantangan ekonomi yang berintegrasi dengan teknologi saat ini.

“Dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan mengenai teknologi, diharapkan sumber daya manusia yang siap pakai dan dapat diserap oleh dunia industri yang banyak menggunakan teknologi saat ini,” tukasnya.

Sementara itu, Lecture and researcher Universitas Sriwijaya sekaligus panitia, Dr Muhammad Ichsan Hadjri MM mengatakan, Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya sukses mengadakan International Webinar Series #1 mengangkat topik “How to Write Research Paper and Publications” ditujukan bagi mahasiswa magister (S2). Peserta diberikan penjelasan mengenai cara menulis paper penelitian yang baik serta kiat-kiat mempublikasikan karya ilmiah di jurnal ilmiah. Sedangkan International Webinar Series #2 mengangkat topik “How to Improve Research Capabilities and Publish it in Reputable International Journals?” ditujukan bagi mahasiswa Doktoral (S3).

Baca Juga :   Segel Bakso Granat Mas Azis, BPPD Ungkap dari 2.806 Pedagang, E-tax Baru Terpasang 478

Peserta diberikan penjelasan mengenai peningkatan kemampuan penelitian ke level advance dan kiat mempublikasikan artikel ilmiah ke jurnal internasional bereputasi. International Webinar Series #1 dan #2 menghadirkan narasumber internasional, yaitu Dr. Benedict Valentine Arulanandam, Ph.D dari Sunway College, Malaysia. Kemudian, International Webinar Series #3 mengangkat topik “Covid-19 Pandemic, New Normal, and its impact on Regional Economy” yang ditujukan bagi dosen dan partisipan umum. Pada webinar series #3 ini menghadirkan narasumber internasional yaitu Dr. Benedict Valentine Arulanandam, Ph.D dari Sunway College, Malaysia, dan Bapak Adriyanto, MM, MA, Ph.D (Direktur Dana Transfer Umum, Kementerian Keuangan Republik Indonesia).

Ichsan mengatakan bahwa peserta yang terdaftar mengikuti webinar ini mencapai 1300 peserta yang berasal dari Indonesia, Uzbekistan, Malaysia, dan Filipina. Adapun kegiatan Internasional Webinar ini dibuka oleh Ibu Isni Andriana, SE, M.Fin, Ph.D yang mewakili Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya.

Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, Prof Dr Mohamad Adam SE ME, mengatakan bahwa kegiatan International Webinar ini merupakan salah satu langkah dalam internasionalisasi fakultas ekonomi untuk mendukung Universitas Sriwijaya menjadi World Class University. Kegiatan ini akan terus dilakukan dengan menghadirkan tema yang menarik dan pembicara berskala internasional. (Tet)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Deby

Avatar

Check Also

Lindung Nilai, BNI Tawarkan Perlindungan Kas Nasabah dari Pergerakan Pasar Keuangan

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi Covid-19 membuat kondisi perekonomian global menjadi tidak menentu. Kondisi ini …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda