Iklan

Detik
Pemprov
Guru SD di Muara Telang Ditemukan Tewas dengan Kepala Dimasukan Kedalam Ember
Keluarga korban saat berkumpul di depan kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang

Guru SD di Muara Telang Ditemukan Tewas dengan Kepala Dimasukan Kedalam Ember

Palembang, Detik Sumsel — Seorang guru SD Negeri 11 Muara Telang Desa Marga Rahayu Kecamatan, Muara Telang Kabupaten Banyuasin ditemukan tewas dikamar mandi dengan kondisi mengenaskan Kamis (9/7).

Korban ketahui Efriza Yuniar alias Yuyun (57) pertama kali ditemukan oleh Juita rekan korban. Tragisnya lagi janda tanpa anak ini ditemukan di dalam ember ukuran 60 cm. Dengan kepala dibagian bawah ember terbungkus kain seprei, tangan diikat diperut, dan ditutupi pakai karpet yang diikat menggunakan tali rapia.

Juita rekan korban di SD Negeri 11 Muara Telang datang kesekolah karena kegiatan sekolah. Namun kunci sekolah dipegang oleh korban, maka ada salah satu guru menanyakan keberadaan korban kepada Haris kepala tukang ruang dinas guru itu.

Baca Juga :   65 Personil Polres Banyuasin Naik Pangkat

Setelah itu ditemukan kunci rumah korban yang tersimpan di meja didepan rumah korban yang tersimpan dalam laci, setelah rekan korban dan dirinya mengecek seksama. Usai dapat kunci itu, kemudian sekitar pukul 09.00 WIB, ia bersama rekan – rekan korban masuk kedalam kediaman korban yang bersampingan dengan sekolah tersebut dengan tujuan mengecek keberadaan korban.

Singkat cerita, rekan korban secara lalu mengecek kediaman korban, ada bagian depan, tengah dan belakang. “Akhirnya ada guru yang mengecek bagian belakang tepatnya wc, melihat ada sesuatu mencurigakan di dalam ember ukuran 60 cm,”tuturnya.

Baca Juga :   Mobil Damkar Baru Datang ke Lokasi, Api Sudah Dipadamkan Warga

Muhammad Gani Kakak korban mengatakan ia mendapatkan kabar dari kalau adiknya meninggal dunia dengan mengenaskan. Dengan kondisi terikat dan kepala masuk kedalam ember kaki ke atas di dalam kamar mandi dirumah korban.

“Saya hanya mendapatkan kabar dari taman yang mengajarkan disana, dia tinggal sendirian disana karena sudah cerai dengan suaminya. Saya yakin korban dibunuh,”katanya.

Dengan kejadian ini dirinya berharap agar pelakunya berhasil ditangkap polisi. Karena melihat tewas adiknya sungguh tidak manusiawi. “Mudah – mudahan polisi berhasil menangkap pelakunya,”harapnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Perketat Penjualan Daging Sapi Jelang Lebaran

Lahat, Detik Sumsel – Momentum hari lebaran, permintaan daging sapi selalu meningkat. Bahkan, jumlah permintaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *