Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Hari Guru
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kota Pagaralam menghimbau dengan tegas larangan penggunaan knalpot Brong/Racing yang suaranya bising yang melewati ambang kebisingan dan tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan bermotor khususnya roda dua.

Gunakan Knalpot Racing, Siap-siap Kena Tilang

Pagaralam, Detik Sumsel- Masih maraknya pengguna kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot racing sehingga membuat ketidaknyaman masyarakat bahkan menyebabkan kebisingan.

Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kota Pagaralam menghimbau dengan tegas larangan penggunaan knalpot Brong/Racing yang suaranya bising yang melewati ambang kebisingan dan tidak sesuai spesifikasi teknis kendaraan bermotor khususnya roda dua.

Hal ini sesuai denga peraturan menteri negara lingkungan hidup No. 7 tahun 2009 tentang Ambang Batas kebisingan kendaraan bermotor tipe L (roda dua) yang ber CC kurang dari 175 CC standar kebisingannya 80 desibel. Sedangkan bagi motor yang lebih dari 175 CC standar kebisingan 83 desibel.

Peraturan tersebut berlaku sejak 1 juli 2013. Bagi knalpot pabrikan yang memiliki DB Killer sehingga tidak melanggar ketentuan tersebut diatas tidak masalah.

Baca Juga :   ASN Terkejut Usai Apel, Kedatangan HD

Kasat Lantas Polres Pagaralam AKP Feri mengatakan selain itu himbauan tersebut dalam rangka edukasi, bahwa sesuai dengan pasal 285 ayat(1) UULAJ yo Pasal 106  tentang kendaraan / sepeda motor dijalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis laik jalan (knalpot brong) dapat dikenakan sangsi pidana maximal 1 bulan dan /atau denda Rp. 250.000,-.

“Jadi pihaknya berharap, masyarakat Kota Pagaralam bisa mengganti knalpot racing dengan knalpot standar. Sebab, penggunaan knalpot brong yang menyalahi aturan dan tata tertib dalam berlalulintas dapat dikenakan sangsi Tilang,” katanya, Jumat (20/11)

Ia menjelaskan dalam waktu dekat, Satlantas akan melakulan giat operasi rutin penertiban knalpot racing tersebut. Namun belum pada tahap penindakan seperti penilangan, masih dalam tahap himbauan dan sosialisasi larangan menggunakan knalpot racing khususnya pada kendaraan roda dua.

Baca Juga :   Dishut : Hutan Adat Untuk Kesejateraan Masyarakat

“Namun, jika himbauan tindak diindahkan oleh pengguna kendaraan roda dua yang masih menggunakan kenlpot racing, dengan tegas pihaknya akan melakukan tindak penilangan dan penyitaan knalpot racing.”tegasnya.

Lanjut Kasat Lantas, dalam operasi itu juga, pihaknya memfokuskan sosialisasi kepada pengguna kendaraan untuk tetap menjalankan prokes kesehatan covid-19.

“Ini sejalan dengan peraturan daerah dimana masyarakat harus menjalakan prokest kesehatan yaitu 3M mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, agar wabah covid-19 dapat dicegah, khususnya di Kota Pagaralam,” Pungkasnya. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Lima Kecamatan di Pagaralam Rawan Bencana

Pagaralam, Detik Sumsel- Memasuki musim penghujan tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pasalnya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda