Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Gugatan Caleg NasDem yang Dicoret dari DCT Berlanjut ke Sidang Adjudikasi

Gugatan Caleg NasDem yang Dicoret dari DCT Berlanjut ke Sidang Adjudikasi

Tanggal : Pukul :
690
0

Baturaja, Detik Sumsel — Upaya Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten OKU yang memediasi gugatan salah satu Calon Legislatif (Caleg) partai Nasdem atas nama Efrian Nedi dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4 menggugat putusan KPU OKU yang menggugurkan dirinya sebagai DCT Pileg 2019 berakhir Deadlock, mediasi yang gelar di kantor Bawaslu ini berlangsung alot dan gagal mengambil kesepakatan. Kamis (27/9).

“Mediasi hari ini sudah kita lakukan antara pihak termohon dan pemohon, namun belum menemukan kata mufakat. Kedua belah pihak belum bisa menemukan kata sepakat, keduanya masih bersikeras dengan sikap dan pemahaman masing-masing,” kata Anggi Yumarta selaku Kepala Divisi HPP dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu OKU didampingi ketua Bawaslu OKU Dewantara Jaya SP.

Dijelaskan Anggi, pemohon atas nama Efrian Nedi melalui partai Nasdem OKU bersama kuasa hukumnya tetap bersikeras untuk tetap meminta kepada KPU OKU mengubah hasil putusan KPU dan meminta dirinya dimasukkan dalam DCT. Sedangkan KPU OKU berdasarkan PKPU tidak bisa mengabulkan permohonan pemohon.

“Kami sudah keluarkan Form tidak tercapai kata mufakat sehingga akan dilanjutkan ke sidang Adjudikasi pertama yang akan dilaksanakan pada 1 Oktober mendatang” beber Anggi.

Sidang Adjudikasi ini dilakukan guna pembuktian kedua belah pihak dan keterangan saksi-saksi sehingga menghasilkan keputusan Final. “Sidang Adjudikasi bersifat Final tidak mengikat” Tukasnya.

Sementara itu, selaku pihak pemohon melalui kuasa hukumnya Harianto Umar menegaskan bahwa pihaknya tetap pada pendirian dan keyakinan mereka yang menyatakan bahwa tetap menginginkan kliennya dimasukkan ke dalam DCT sebagai peserta Pileg 2019 memdatang.

“Jadi berdasarkan keterangan klien kami, semua tahapan sebagai Caleg sudah dilakukan dan tidak ada masalah, sedangkan sanggahan yang diberikan oleh KPU terjadi setelah masa sanggah berahir. Sehingga menurut kami ini ada kekeliruan dalam memutuskan saudara Efrian Nedi ini tidak memenuhi syarat (TMS) yang akhirnya pencoretan namanya sebagai DCT,” terangnya.

Disisi lainya, ketua KPU OKU Naning Wijaya ST mengatakan bahwa langkah dan putusan pihaknya yang memutuskan untuk tidak memasukkan Efrian Nedi ke dalam DCT sudah benar dan sudah sesuai dengan PKPU dan tahapan yang ada.

“Kami tidak bisa mengakomodir permintaan saudara Efrian Nedi untuk dimasukkan ke dalam DCT karena tahapan sudah kami lakukan sesuai dengan tahapan yang ada, sedangkan kelengkapan berkas yang bersangkutan yang disampaikan melalui partai Nasdem membuat kami harus mengeluarkan yang bersangkutan sebagai DCT” ungkap Naning.

Dikatakan Naning, mediasi yang difasilitasi oleh Bawaslu OKU hari ini, tidak menemukan kata mufakat sehingga permasalahan ini harus melalui sidang Adjudikasi. “Kami akan melaksanakan itu, semua berkas pendukung akan kami siapkan untuk melaksanakan sidang Adjudikasi,” pungkas Naning.

Pantauan dilapangan mediasi ini berlangsung aman dan lancar, namun meski demikian mediasi ini dijaga ketat aparat kepolisian, setiap orang yang hendak memasuki ruang mediasi diperiksa satu persatu oleh anggota Polisi.

Sementara diluar kantor bawaslu OKU terlihat Polisi baik berseragam lengkap dan berpakaian preman berjaga-jaga guna mengantisipasi hal yang tak diinginkan. (fei).

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here