Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Maulid Nabi Muhammad SAW
Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel

Gudang Minyak Diduga Illegal Dipinggir Sungai Musi Dibongkar Polisi

Palembang, Detik Sumsel — Sebuah gudang pengolahan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga illegal di Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus Palembang, Minggu (16/9), didatangi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel dan BPH Migas.

Kedatangan Ditreskrimsus Polda Sumsel ini setelah BPH Migas Jakarta melakukan pemeriksaan dan pengecekan dilokasi Sabtu (15/9). Dari hasil pengecekan tersebut BPH Migas menginformasikan ke Ditreskrimsus Polda Sumsel untuk ditindaklanjuti.

Dari dalam gudang seluas 1/4 hektar yang persis berada dipinggiran sungai Musi ini terdapat satu unit mobil Tanki dengan nopol BG 8000 AI PT Karimata Energi Persada, serta satu unit Kapal Muchtar Forest 01 yang ada di dermaga gudang yang berisi minyak solar 10 ribu liter dan lima awak kapal Roni Saluyu, Muhammad Agus Salim, Rudi Hermawan, Taufik Qurahman dan Ari Widiyarko.

Baca Juga :   Selamat Tinggal Bensin

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan terbongkar nya gudang minyak yang diduga illegal ini setelah adanya informasi dari BPH Migas Jakarta.

“Setelah didatangi dugaan sementara dan berdasarkan keterangan dari staf penjaga gudang maupun awak kapal minyak yang ada di kapal dibeli dari Petronas,” katanya, didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Pol Zulkarnain.

Lanjutnya, minyak yang dibeli dari Petronas disaring atau pun disuling terlebih dahulu sebelum dijual kembali karena kemungkinan minyak nya berkarat dan lain sebagainya. Karena kegiatan perniagaan minyak ini ilegal dan tidak ada izin nya maka sanksi hukum akan diterapkan yakni pasal 53 huruf D Undang-undang Migas, tentunya koordinasi dengan BPH Migas dan saksi ahli.

Baca Juga :   Menang atau Degradasi

“Untuk pemilik gudang berinisial J, akan segera dipanggil. Nah didalam gudang ini juga ada empat buah tedmon tapi sudah hilang bisa saja kami kenakan pasal penghilangan barang bukti. Kami himbau kepada saudara J untuk segera datang ke Polda untuk menjelaskan nya,”bebernya.

Kepada seluruh masyarakat yang masih menjalankan bisnis minyak secara illegal, Jenderal Polisi bintang dua ini menghimbau agar segera menghentikan praktek illegal tersebut, karena dirinya tidak segan segan menindak pelakunya. “Karena minyak ini menyangkut hajat rakyat ini yang harus diperhatikan secara khusus,” pungkasnya. (oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Fauzi

Avatar

Check Also

Perusahaan Wajib Lapor Keluar Masuk Karyawan

Lahat, Detik Sumsel — Perusahaan batubara rupanya masih jadi klaster terbesar, penyumbang pasien terkonfirmasi positif …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda