Gran Fondo
Suasana saat rapat pemegang saham (RUPSLB) Bank Sumsel Babel (BSB), Kamis (29/11). (Foto: Tohir/Detik Sumsel)

Gerbong Kepemimpinan BSB Bergeser

Palembang, Detik Sumsel- Dinilai tidak menunjukkan peningkatan kinerja terutama jumlah kredit serta jumlah nasabah yang mengalami penurunan, menjadi salah satu alasan bagi pemegang saham untuk memberhentikan Direktur Utama (Dirut) Bank Sumsel Babel (BSB), Muhammad Adil. Ia diberhentikan terhitung setelah diadakannya Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Kamis (29/11).

“Kita sudah memberikan batas waktu selama enam bulan, ketika diadakan evaluasi kinerja dalam RUPSLB tahun 2017 lalu, untuk melakukan perbaikan kinerja. Namun hal itu tidak dilakukan, bahkan mengalami penurunan untuk jumlah nasabah,” kata Gubernur Sumsel, Herman Deru setelah RUPSLB di Gedung BSB Jakabaring.

RUPSLB kali ini hanya memberhentikan Dirut BSB, sedangkan dua direktur lainnya, yakni Direktur Umum, Salahuddin dan Direktur Pemasaran, Antonius Prabowo Argo tetap dipertahankan hingga 2021 mendatang. Sedangkan untuk Komisaris diganti karena sudah dua kali menjabat.

Tiga nama yang diajukan untuk memimpin bank milik daerah ke depan, adalah Filani Zijri Hasan (BNI), Ahmad syamsudin (Mandiri), dan Rudhiyanto Mooduto (BNI). Ketiga nama ini akan dikirim ke LIPI dan akan diajukan ke OJK, meski keputusan terakhir siapa yang akan memimpin nank daerah ini menjadi kewenangan gubernur.

Baca Juga :   Jawab Tantangan Teknologi, BRI Syariah Luncurkan BRISPay

“Bank ini harus segera besar, di tengah persaingan perbankkan yang makin ketat saat ini. Masa sebagai bank daerah yang berada di rumahnya sendiri harus kalah dari bank lain. Karena itu kita membutuhkan pemimpin yang enerjik dan berkerja dengan baik dan bisa besar di rumah sendiri, dan harus bisa menjaga kekompakan untuk meraih visi yang sama memajukan bank ini,” tegas Deru.

Sementara itu Samiluddin, Direktur Umum yang merangkap jabatan sebagai Direktur Kepatuhan dan Antonius Prabowo Argo sebagai Direktur Pemasaran yang merangkap Dirut BSB secara bersamaan menjelaskan, ini merupakan pekerjaaan berat bagi keduanya.

“Ini berat namun kita optimis bisa mencapai apa yang diinginkan para pemegang saham. Kita akan mengambil keputusan hanya berdua dari biasanya lima orang hingga nanti adanya Dirut dan direktur kepatuhan nantinya,” katanya.

Baca Juga :   Karya Seni Puisi Terkumpul Menjadi Buku Hingga Album Musikalisasi Puisi

Sebagai orang yang kembali dipercaya tentu saja ada catatan kinerja yang harus segera diselesaikan. Namun, secara keseluruhan hingga bulan November kinerja secara keseluruhan berjalan sesuai RBB tahun 2017 lalu.

Meski tinggal satu bulan lagi namun pihaknya tetap akan bekerja keras agar target di RBB dapat tercapai sesuai yang ditetapkan.

“Saat ini kita harus berjaan diatas real, dari 2/5 laba yang dimiliki memiliki indikator sukses begitupun yang lainya, tapi memang kita akan menggenjot jumlah kredit dan penambahan jumlah nasabah yang akan ditingkatkan. Kami menargetkan bank daerah ini bisa berdiri tegak di tengah banyaknya perbankkan yang hadir di Sumsel,” ucapnya.

Sedangkan Mantan Dirut BSB, Muhammad Adil, menyatakan telah diberhentikan setelah lima tahun ikut memanjukan BSB. “Alhamdulillah bank ini sudah sehat dan memang ada beberapa hal yang mungkin dinilai kurang baik oleh para pemegang saham,” ungkapnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Ketagihan Main Judi Online, Dodi Embat Barang Elektronik di Dua Masjid

Palembang, Detik Sumsel — Anggota Reskrim Polsek Ilir Barat I meringkus tiga pelaku pencurian barang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *