Detik
Gerakan Penghijauan Tanam Pohon di Sungai Betutu
Kegiatan penanaman pohon di sekitar Sungai Betutu yang dilakukan sekolah Alam Marogan

Gerakan Penghijauan Tanam Pohon di Sungai Betutu

# Ayo Bersama Kembali ke Alam, Demi Masa Depan Yang Lestari

Palembang, Detik Sumsel — Maraknya aktivitas pencemaran lingkungan di Sumatera Selatan belakangan ini berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia dan setiap makhluk yang ada. Pencemaran yang hadir mulai dari kebiasaan buang sampah sembarangan, polusi udara, hingga bahkan sampai kepada aktivitas pertambangan di Sumatera Selatan terkadang banyak mengabaikan aspek kelestarian lingkungan mengakibatkan banyaknya terjadi bencana seperti banjir, kekeringan, gagal panen, dan bencana lingkungan serta sosial lainnya di Sumatera Selatan.

Baca Juga :   Disebut Tidak Layak, Raswan: Baca Lagi Aturannya

Pengasuh Sekolah Alam Marogan H Masagus Fauzan Yayan mengatakan atas dasar keresahan itulah kami dari Sekolah Alam Marogan menggalang kekuatan bersama untuk melakukan gerakan penghijauan ini. Gerakan ini adalah barulah langkah awal, dan kedepan kita akan lakukan gerakan-gerakan lainnya bersama masyarakat, stakeholder terkait, kaum cendikiawan dan intelektual untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan alam kita ini.

Untuk merawat semangat kepedulian lingkungan tersebut sejak dini maka kami Sekolah Alam Marogan mengajak masyarakat kota Palembang, terkhusus masyarakat Talang Betutu dan Talang Jambe untuk mrnyekolahkan buah hatinya ke sekolah Alam Marogan.

Baca Juga :   Satuan Gugus OKI Dirikan Posko Cegah Covid-19

“Selain melatih kepekaan terhadap lingkungan, sekolah ini juga mendidik siswa menjadi calon pemimpin dan calon penerus bangsa yang berakhlakul kharimah dan berjiwa satria. Ayo gabung Sekolah Alam Marogan,”kata H Masagus Ahmad Fauzan Yayan.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Diduga Dibunuh As Ditemukan Tewas dengan Luka Tusukan Disekujur Tubuh

Lahat, Detik Sumsel — Sesosok mayat pria berbadan gumpal tanpa identitas, diduga korban pembunuhan, Selasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *