Pemprov
Pras saat menunjukan hasil budidaya ikan cupang hias miliknya.

Geluti Usaha Cupang Hias, Pras Mampu Raup Omzet Jutaan Rupiah Perbulan

Sekayu, Detik Sumsel – Hanya dengan bermodalkan dua jenis ikan Cupang hias, Yelow Galaxi dan Red Koi Galaxi, pria asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) ini ternyata mampu meraup omzet hinggga jutaan rupiah hampir setiap bulannya.

Pria yang akrab disapa Pras ini dinilai cukup baru dalam memulai kembali hobinya tersebut, kegemaran dalam memelihara cupang hias telah dimiliki Pras sejak usianya masih kecil dan sempat terhenti. Namun, membumingnya kembali cupang hias di masa Pandemi Covid-19 ternyata membuat Pras kembali menggemari budidaya cupang hias hingga menghasilkan pundi-pundi rupiah.

Pras saat menunjukan hasil budidaya ikan cupang hias miliknya.

“Awalnya saat musim corona tahun kemarin dan iseng Breeding ikan cupang, ikannya juga tak lebih dari lima pasang dengan ikan yang hanya dua jenis, Yelow Galaxi dan Red Koi Galaxi, eh gak tau setelah berhasil, banyak juga ternyata peminat ikan cupang datang membeli,” kata Pras ketika diwawancarai, Selasa (26/01).

Baca Juga :   Pilkada Muba Digelar Tahun 2022, KPU Tunggu Kepastian

Pras yang bertempat tinggal di kawasan Komplek GMP, Gang Arsenal Blok B Nomer 58, Sekayu itu juga menuturkan, ramainya peminat ikan cupang membuatnya berpikir untuk memanfaatkan momen dengan melakukan pemasaran secara Online melalui akun Instagram miliknya.

“Selain menjual dirumah, kita juga mencoba memasarkan melalui akun Instagram. Jadi bagi pecinta ikan cupang bisa melihatnya di akun Instagram kita, yaitu Pras_BettaSky,” ujarnya.

“Saat ini banyak juga pesanan via online juga, baik dari kota Palembang, Lampung, Bengkulu bahkan kita juga pernah kirim ke Cirebon dan Tanggerang,” tambahnya.

Disampaikan Pras, bahwa harga ikan berkualitas yang dijual tersebut juga dinilai cukup murah, untuk harga 1 ekor ikan cupang hias hasil budidayanya tersebut dijual berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 500.000.

Baca Juga :   Tinjau Tol, Kapolda dan Bupati OKI Pastikan Pengendara Terlayani

“Tergantung ukuran dan corak pada ikan cupang hias. Dan memang kesulitan yang sering kita temui itu saat pencarian pakan, karena memang kita disini lebih fokus di pakan hidup, sementara cuaca sekarang sedang tidak menentu,” ungkapnya.

Masih dikatakan Pras, dengan ramainya pencinta cupang hias saat ini, usaha budidaya ikan cupang hias yang ditekuninya diharapkannya ke depan dapat semakin berkembang.

“Alhamdulillah dalam sebulan kita bisa menjual lebih dari 40 ikan, paling sedikitnya sih pernah hanya 30 ikan, namun hasilnya juga masih lunayan. Ke depan juga saya yakin ikan cupang hias ini akan semakin banyak penggemarnya,” tungkasnya. (Bet)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Betta Agri

Betta Agri

Check Also

Lima Fakta Catatan Kinerja Kilang Pertamina III Plaju yang Tidak Banyak Orang Tahu

Palembang, Detik Sumsel – Pertamina Refinery Unit (RU) III Plaju sebagai kilang tertua di Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *