Beranda Daerah Gelar Razia, Empat Supir Angkutan Umum Diamankan BNN

Gelar Razia, Empat Supir Angkutan Umum Diamankan BNN

Tanggal : Pukul :
257
0
Petugas BNN dibantu anggota Satlantas dan Dishub Kota Prabumulih saat melakukan giat razia narkoba di Jalan Jenderal Sudirman. (Ichal/ detiksumsel.com)

Prabumulih, Detik Sumsel – Guna mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih menggelar razia gabungan. Giat razia ini menyasar supir angkutan umum yang melintas di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Hasilnya, empat orang supir angkutan umum berhasil diamankan. Keempat supir ini terbukti positif menggunakan narkoba jenis sabu berdasarkan hasil tes urin yang dilakukan petugas BNN.

Keempat supir tersebut yakni, Febrianton (32), Rudi Irawan (31) keduanya warga Palembang dan Bukhori (29) serta Maud (19) keduanya warga Kabupaten Ogan Ilir. Guna kepentingan lebih lanjut, mereka terpaksa harus digiring ke kantor BNN Kota Prabumulih.

Kepala BNN Kota Prabumulih Ibnu Munzakir saat dikonfirmasi mengatakan, giat razia dilakukan dalam rangka menyambut natal dan tahun baru. Dengan dibantu oleh Satlantas Polres Prabumulih dan Dinas Perhubungan Kota Prabumulih, satu persatu supir angkutan umum yang melintas di Jalan Jendral Sudirman diperiksa dan dilakukan tes urin.

Baca Juga :   Gerebek Kandang Ayam, BNN Amankan Sabu dan Puluhan Paket Ganja Kering

“Supir angkutan umum yang dirazia langsung dilakukan tes urin di tempat. Hasilnya empat orang supir positif menggunakan narkoba jenis sabu. Terdapat kandungan metafitamin setelah dilakukan tes urin,” ujar Ibnu kepada wartawan, Selasa (18/12).

Lebih lanjut Ibnu menjelaskan, selain supir angkutan umum giat serupa juga telah dilakukan di sejumlah tempat hiburan yang ada di Kota Prabumulih. Diantaranya tempat karaoke, cafe dan warung remang-remang.

Baca Juga :   Baru Bebas dari Penjara, Residivis Kambuhan Ini Kembali di Tangkap Polisi

“Untuk barang bukti narkoba memang tidak kita temukan. Rata-rata yang terjaring razia adalah pemakai. Untuk sanksinya sendiri para pengguna narkoba ini setelah didata akan dilakukan rehab,” bebernya.

Sementara itu, para supir angkutan umum yang terjaring razia ini mengaku nekat menggunakan narkoba untuk meningkatkan stamina agar tidak mengantuk dan kelelahan saat mengendarai mobil.

“Aku terakhir make sabu satu minggu yang lalu. Biar dak ngantuk dan kelelahan saat lagi nyupir. Apolagi bawak mobil sampai malam hari,” katanya seraya mengaku memperoleh sabu dari rekannya sesama supir. (Ichal)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here