Gran Fondo
Peserta CdM Meeting berfoto bersama

Gelar CdM Meeting, Pastikan Kesiapan Daerah di Peparprov

#Tak Batasi Kuota Atlet Setiap Kontingen

Prabumulih, Detik Sumsel-Kendati terhalang anggaran, Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel terus bergerak cepat dalam mempersiapkan ajang terbesar provinsi, Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) II di Kota Prabumulih pada 7-17 Desember 2019 mendatang.

Benar saja, lima bulan jelang multievent olahraga bergengsi disabilitas, NPCI Sumsel telah menggelar Chief de Mission (CdM) Meeting Pertama di Gedung Kesenian Rumah Dinas Walikota Prabumulih, Rabu (3/7).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih Elman ST dan dihadiri Ketua Umum NPCI Sumsel Ryan Yohwari, Sekjend NPCI Sumsel M Soleh, Kabid Pembinaan dan Prestasi Sutinah, Kordinatir Pelatih (Kopal) NPCI Sumsel Irawan dan jajaran pengurus harian serta seluruh Kadispora di 17 kabupaten/kota di Sumsel dan NPCI di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Baca Juga :   Lengkapi Faslitas Sky Land, Ini yang dilakukan Dispopar

“Ini merupakan Peparprov II, setelah sebelumnya digelar di Muaraenim. Meski pelaksanaan setelah Porprov, kita bergerak cepat dengan menggelar Rapat CdM terlebih dahulu,”ujar Ryan Yohwari.

Pria yang juga juara dunia bulutangkis 2011 di Madrid ini menambahkan bahwa saat ini memang anggaran belum jelas, tapi bagaimana dengan anggaran yang belum jelas ini tetap bepresrasi baik daerah, nasional hingga Internasional, biarlah pihak eksekutif maupun legislatif yang menilai dan memutuskan.

“Yang terpenting Peparprov ini resmi digelar, untuk itu agar Kabupaten/Kota memastikan kesiapan baik itu kuota atlet untuk segera mendaftarkan melalui entry by cabor, kemudian nanti dilanjutkan entry by number dan entry by name,”jelasnya.

Diakhir pembukaan Ryan mengatakan bahwa di dunia ini tidak ada yang abadi selain perubahan. Artinya semua akan menjadi cerita bagi orang lain. “Dan di Sumsel menunjukkan bahwa tidak mendeskriditkan penyandang disabilitas,”ungkapnya.

Baca Juga :   Juventus Tekuk Inter Milan 1-0

Senada dengan itu, Sekda Kota Prabumulih Elman ST mengaku atas instruksi Walikota Palembang bahwa Peparprov di Kota Prabumulih akan didukung dan disupport.

“Bahkan kami telah persiapkan untuk dipusatkan di Kompleks Pertamina agar dekat dengan venue-venue yang ada,”jelasnya.

Menurut Elman, Peparprov II di Prabumulih diharapkan mampu menjadi multievent yang melahirkan atlet-atlet handal. Tak hanya di Kota Prabumulih namun di seluruh kabupaten/kota di Sumsel.

Sementara itu dalam Rapat CdM perdana ditetapkan bahwa panitia tidak membatasi kuota atlet setiap kontingen di 7 cabang olahraga yakni atletik, catur, renang, tenis meja, goal ball, angkat berat dan bulutangkis dengan 4 jenis disabilitas yang diikut sertakan.

Mulai dati tuna daksa, tuna grahita, tuna netra dan tuna rungu dengan masing-masing klasifikasi. (iyop/ril)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Iyop DS

Avatar

Check Also

Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM Nahkodai PBVSI Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *