Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Tersangka Dedi Aldianysah berikut barang bukti sepeda motor saat diamankan di Mapolsek Prabumulih Timur. (Ichal/detiksumsel)
Tersangka Dedi Aldianysah berikut barang bukti sepeda motor saat diamankan di Mapolsek Prabumulih Timur. (Ichal/detiksumsel)

Gelapkan Motor Majikan, Pedagang Kasur Keliling Ditangkap Polisi

Prabumulih, Detik Sumsel – Dedi Aldiansyah (31) warga Jalan Bukit Lebar, Kelurahan Majasari, Kecamatan Prabumulih Selatan terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya pelaku ditangkap lantaran terlibat kasus penggelapan kendaraan sepeda motor milik majikannya.

Tersangka akhirnya berhasil diringkus timsus Gurita Polsek Prabumulih timur di back up Polres Prabumulih, Senin (17/9) Sekitar pukul 04.03 WIB. Dirinya ditangkap bersasarkan laporan korban Sunarya (47) dengan No : Lp/B-293/IX/2018/Sumsel/Pbm/Sek Pbm Tmr, tgl 10 Sep 2018.

Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti kejahatan berupa satu unit sepeda Motor Yamaha Xeon warna biru. Selanjutnya tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polsek Prabumulih Tkjkjimur guna proses penyidikan lebih lanjut.

Baca Juga :   1,1 Kg Ganja Asal Empat Lawang Gagal Edar di Lahat 

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur AKP Hernando SH membenarkan penangkapan terhadap tersangka. Kini pihaknya masih melakukan pengembangan dan mengumpulkan keterangan dari pelaku dan saksi.

“Usai melakukan serangkaian proses penyelidikan, kita berhasil mengetahui keberadaan tersangka yang saat itu berada di kediamannya. Tanpa ada perlawanan, tersangka berhasil kita amankan. Saat ini tersangka masih menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” ujar AKP Hernando.

Menurut Hernando, Tersangka bekerja selaku penjual kasur dan barang tekstil milik korban. Tanpa ada rasa curiga, korban  yang masih tinggal satu daerah dengan pelaku meminjamkan motornya serta menyuplai barang tekstil untuk berdagang. Namun pelaku malah mengelabui korban dengan tidak menyetorkan hasil penjualan dan bahkan melarikan motor korban.

Baca Juga :   Perampokan Bumil di Rambutan, Ternyata Diotaki Perangkat Desa Tanah Lembak

“Kecurigaan korban muncul saat motor dan barang yang di bawa oleh pelaku tidak pernah dikembalikan. Karena merasa dirugikan, Korban langsung melaporkan hal tersebut ke pihak kita. Akibat peristiwa itu korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai 8 juta rupiah,” bebernya.

Ditambahkan Hernando, Atas perbuatan yang telah dilakukan, pelaku dapat dihukum dengan ancaman empat tahun penjara sesuai pasal 372 KUHP.

“Karena tanpa hak memiliki sebagian atau seluruhnya barang kepunyaan orang lain,” tandasnya. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Erizal Wandi

Avatar

Check Also

Dua Komisioner dan Enam Staf KPU Muratara Terpapar COVID-19

Palembang, Detik Sumsel- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan, Kelly Mariana memberikan konfirmasi terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *