Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Nasional Gandeng ACT dan Lazizqu, Sri Mulyani Bantu Korban Gempa.

Gandeng ACT dan Lazizqu, Sri Mulyani Bantu Korban Gempa.

Tanggal : Pukul :
293
0
Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan saat berkunjung ke salah satu pengungsian di Kota Palu. F:Poetra/Detik Sumsel.
Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan saat berkunjung ke salah satu pengungsian di Kota Palu. F:Poetra/Detik Sumsel.

Palu, Detik Sumsel- Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan menyerahkan bantuan senilai Rp2,5 miliar pada korban bencana alam di Sulawesi Tengah. Dana itu merupakan hasil penggalangan dari para staf Kementerian keuangan dan jajaran.

Pada kesempatan itu Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani juga meninjau lokasi gempa, posko pengungsian, serta kantor instansi vertikal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang terdampak gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (24/10).

Menkeu mengunjungi posko pengungsi di Desa Vatutela, Mantikulore. Di posko ini, Menkeu menyerahkan bantuan pegawai dan Dharma Wanita Kemenkeu senilai Rp2,5 miliar.

Dana bantuan tersebut diberikan melalui Relawan LazisQu untuk dialokasikan menjadi sumur bor, air bersih, tempat ibadah, sekolah, dan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pengungsi.

Baca Juga :   Lepas Relawan dan Bantuan Logistik ke Palu

Selain itu, Sri Mulyani juga menyerahkan bantuan senilai Rp591 juta melalui Aksi Cepat Tanggap (ACG) dari enam BUMN di bawah Kemenkeu, yaitu dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), PT Geo Dipa Energi (Persero), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), dan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF).

Rencananya, bantuan ini akan dimanfaatkan untuk pelayanan dapur umum,kesehatan, amenities, personal hygiene, selimut, dan lainnya. Sebelumnya, Menkeu mengunjungi beberapa kantor vertikal Kemenkeu seperti Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Kantor Pelayanan Pajak (KPP), Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN), dan Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai (PSO BC) Pantoloan.

Berdasarkan penilaian kelayakan bangunan pascagempa, beberapa kantor sudah tidak bisa digunakan lagi karena rusak. Namun, para pegawai tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat di tenda-tenda darurat yang dipasang di halaman kantor.

Baca Juga :   ACT Sumsel Berangkatkan 11 Relawan ke Lampung Selatan

Sementara itu, sejumlah kapal patroli di PSO Bea Cukai rusak dan tenggelam. Salah satu sisi gedung kantor tersebut juga rusak parah karena tsunami.

Dalam kunjungannya, Menkeu memberikan motivasi kepada para pegawai Kemenkeu di Palu agar tetap semangat dalam bekerja dan memberikan layanan kepada masyarakat sebaik-baiknya. “Dengan kerendahan hati, kita mampu belajar menghormati dan selalu ingin membantu, tidak boleh kita sia-siakan,” jelasnya.

Sri Mulyani juga memberikan semangat kepada para pegawai yang tetap melayani masyarakat dan loyal terhadap pekerjaan. Terakhir, Menkeu mengajak para pegawai berkomitmen untuk membangun Palu dan Donggala. (Vot)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here