Gran Fondo
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli dan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman menunjukkan barang bukti sabu seberat sembilan kilogram dihadapan awak media

Gagalkan Peredaran 9 Kg Sabu, Kapolda: Tidak Ada Peluang Bagi Pelaku Narkoba di Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Ditresnarkoba Polda Sumsel menyita sembilan kilogram narkoba jenis sabu sabu dari empat tersangka. Keempat tersangka masing-masing Dimas Baret Mandala dan Riko Gusdi Fendri dengan barang bukti satu kilogram sabu. Sedangkan Amri dan Muis dengan barang bukti sabu seberat 8 kilogram.

Keempatnya ditangkap didua tempat dan waktu yang berbeda tersangka Dimas dan Riko diringkus di Jalan Banyuasin III depan komplek perkantoran Pemkab Banyuasin dan Amri dan Muis diringkus di Jalan Ki Marogan, Kecamatan Kertapati Palembang.

Untuk mengelabui polisi kedua tersangka Dimas dan Riko menyimpan sabu dibawah sasis mobil Toyota Yaris BG 7481 IN. Sedangkan Amri dan Muis menyimpan sabu didalam kantong kresek dan dibawa dengan sepeda motor Honda Pop BG 4249 AAY.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli menegaskan Polda Sumsel tidak akan memberikan peluang kepada para pelaku dari pengedar maupun bandar narkoba di Sumsel dirinya juga mengapresiasi masyarakat yang turut andil pemberantasan narkoba di Sumsel melalui informasi yang disampaikan masyarakat kepada polisi.

Baca Juga :   Beruang Madu Hantui Warga Pulau Panas di Lahat

“Keempat pelaku yang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat sembilan kilogram ada yang ditangkap dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram dan delapan kilogram barang bukti semuanya ini berasal dari Aceh merupakan jaringan luar, narkoba nya masuk ke Indonesia melalui Aceh,”ujarnya saat pres rilis di halaman Mapolda Sumsel Senin (1/7).

Dikatakan Firli, untuk barang bukti sabu seberat 8 kilogram awalnya anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel mengamankan barang bukti empat kilogram namun setelah dikembangkan polisi kembali mendapatkan barang bukti empat kilogram.

“Para pelaku bandar narkoba ini dalam menjalankan bisnis haram nya tidaklah sendirian melainkan melalui jaringan jaringan yang sudah mereka bentuk mulai dari memasukkan narkoba ke Indonesia sampai mendistribusikan nya wilayah lain tentunya ada jaringan yang mengatur,”jelasnya.

Baca Juga :   Setiap Tahun Penderita Gangguan Jiwa di Lahat Meningkat

Sementara, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Farman menambahkan keempat pelaku ditangkap ditempat berbeda dihari yang sama dengan total barang bukti yang diamankan sabu seberat sembilan kilogram.

“Dari hasil pengakuan tersangka sabu berasal dari Aceh masuk ke Palembang melalui jalur darat. Untuk diedarkan di Palembang atau luar Palembang masih kami dalami,”ujarnya.

Selain mengamankan barang bukti sembilan kilogram sabu, polisi juga mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Honda Pop BG 4249 AAY dan mobil Toyota Yaris BG 7481 IN serta dua unit handphone.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Rebutan Wanita Pemandu Lagu, Dua Pemuda di Pagaralam Saling Tikam

Pagaralam, Detik Sumsel- Diduga karena berebut wanita pemandu lagu, seorang pemuda asal Kabupaten Lahat bernama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *