Gran Fondo
Litra, tokoh pemuda masyarakat Kota Lahat. Foto Heru/DS

Mengentaskan Kemiskinan Tak Cukup Andalkan Program Pusat

Lahat, Detik Sumsel — Setelah ditetapkan berada diurutan ke dua,  penduduk miskin se kabupaten/kota di Sumatera Selatan, oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Lahat. Fraksi PDI Perjuangan Lahat dengan tegas menanyakan kepada Bupati Lahat, berapa data konkrit masyarakat miskin di Lahat.

“Padahal Lahat ini kaya akan sumber daya alam. Batu bara, gas bumi, sawit, kita ada.  Kenapa masyarakat kita banyak yang miskin. Apa tidak ada solusi pengentasan kemiskinan ini,”tegas Marwan Ardiansya SE Msi, juru bicara Fraksi PDI Perjuangan.

Baca Juga :   Jemaah Haji Diminta Waspadai Heatstroke

Menjawab peryataan itu, Bupati Lahat, Marwan Mansyur menjelaskan, tahun 2018 jumlah masyarakat miskin di Lahat sebanyak 67.230 jiwa, atau setara 16.81 %.

“Untuk data ini, kita berpedoman dengan hasil survey BPS Lahat,” jelasnya dalam jawaban Bupati Lahat terhadap pandangan fraksi.

Lanjutnya, untuk skema pengentasan kemiskinan, Pemkab Lahat selama ini telah berupaya melalui program pusat. Seperti bantuan rastra untuk 23.811 kepala keluarga. Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 20.000 orang.

“Ada lagi Jamkesmas (program kemitraan asuransi kesehatan red), untuk 168.000 jiwa,” jawab Marwan.

Baca Juga :   Warga Keluhkan Karnaval dan Pawai Pembangunan di Pagaralam Finish Malam Hari

Disisi lain, Litra (41) warga Kota Lahat mengatakan, dirinya masih belum merasakan hasil dari pengentasan yang disampaikan Bupati Lahat. Apalagi program yang dijalankan itu, hanya meneruskan program pusat, tanpa ada kreatifitas murni dari Pemkab Lahat.

“Contohnya saja, Kecamatan Kota Agung itu merupakan sentral beras, tapi kenapa alokasi terbesar rastra mala di kecamatan itu. Apa tidak ada upaya lain, selain tergantung dari program pusat,” cetus Litra, Jumat (30/11).(heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Operasi di Selat Malaka Koopssus TNI Berhasil “Bebaskan” Sandera

Palembang, Detik Sumsel — Pasukan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI bawah kendali Dankoopsus Mayjen TNI …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *