Gran Fondo

Empat Tahun Dikhianati, Warga Tuntut Kejelasan Status Lahan

Lahat, Detik Sumsel — Perselisihan antara warga Desa Gedung Agung, dan Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur, dengan PT MHP. Nampaknya bakal menemui titik terang. Pasalnya lahan seluas 65,88 hektar itu, rencanya bakal dikembalikan lagi ke masyarakat.

Hal ini tertuang dari hasil rapat yang digelar di oproom Pemda Lahat. Dihadiri Asisten I, Ramsi SIp, Perwakilan BPKH/Badan Pemantapan Kawasan Hutan Sumsel Wil. II,Imam Komaruddin, Perwakilan PT MHP, Harnadi, dan perwakilan warga Desa Gedung Agung.

Ramli warga Desa Gedung Agung mengatakan, sesuai kesepakatan 21 April 2016 lalu. Bahwa dari lahan seluas 164 ha yang disengketan, lahan seluas 81,3 ha perkebunan sawit itu, akan diatur pemanfaatannya dan kepemilikannya oleh Pemda Lahat untuk masyarakat.

Baca Juga :   Berjibaku dengan Lumpur, Inilah Perjuangan Guru di Lahat Demi Mencerdaskan Anak Bangsa

“Mana bukti dari kesepakatan itu. Hingga empat tahun lamanya kami terombang-ambing, dikhianati tanpa ada kejelasan,” tegas Ramli, Rabu (21/11).

Sementara Ramsi mengungkapkan, kesepakan itu sudah sangat jelas. Pemkab Lahat akan memfasilitasi agar lahan seluas 65, 44 ha diberikan ke masyarakat. Sedangkan untuk permasalahan tanam tumbuh yang sebelumnya ditanami oleh masyarakat, dan tiba- tiba digusur. Juga harus dijelaskan dan diselesaikan oleh pihak perusahaan.

“Ini masih belum selesai. Masih akan dibahas kembali dan dilakukan pengecekan di lahan yang akan dikembalikan tersebut,” ungkap Ramsi. (heru).

Baca Juga :   Sebelum Ditemukan Tewas, Inah Pamit Untuk Urus Surat Pindah
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Ketagihan Main Judi Online, Dodi Embat Barang Elektronik di Dua Masjid

Palembang, Detik Sumsel — Anggota Reskrim Polsek Ilir Barat I meringkus tiga pelaku pencurian barang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *