Detik
Tiga mahasiswa pelaku pengrusakan saat dihadirkan diruang Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Empat Mahasiswa Pelaku Pengrusakan Mobil Pam Obvit Polda Sumsel Resmi Ditahan

Palembang, Detik Sumsel — Subdit III Jatanras Polda Sumsel menetapkan tersangka dan menahan empat mahasiswa pelaku pengrusakan mobil dinas Pam Obvit Polda Sumsel saat demo ricuh di DPRD Polda Sumsel, Kamis (8/10) lalu.

Keempat mahasiswa yang ditahan berasal dari universitas yang berbeda diantaranya, Universitas Stisipol Candra Dimuka, Universitas Muhammadiyah, Universitas Raden Fatah dan Universitas Sriwijaya. Keempatnya diringkus di indekostnya masing – masing, Selasa (13/10) kemarin.

Mereka adalah Awwabin Hafiz (19) mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang semester 3 Jurusan Hukum , warga Dusun II Kelurahan Rengas I Kecamatan Payaraman Ogan Ilir ditangkap di indekost wilayah Sukabangun 2.

M Naufal Imandamalis (20) Mahasiswa Tehnik Sipil UNSRI, warga Jalan Sultan Mansyur Lorong Sekundang Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I Palembang.
M Barthan Kusuma (22) mahasiswa Stisipol Candradimuka semester 5 jurusan komunikasi warga Jalan Kemiri Kecamatan Sukarami Palembang.

Terakhir Rezan Septian Nugraha (21) Universitas Muhammadiyah Palembang fakultas hukum semester 7, warga Lahat tinggal di rumah neneknya di Telaga Swidak Plaju Palembang.

Dari hasil penyelidikan anggota Subdit III Jatanras Polda Sumsel ternyata keempat mahasiswa ini ikut melakukan pengerusakan terhadap mobil Pamovit milik Polda Sumsel. Mereka ada yang menendang, memukul hingga hendak membakar mobil.

“Aku jingok mobil sudah tebalik terus aku nendang bekali – kali. Terus aku nak bakar tahunyo karpetnyo basah jadi dak jadi tebakar,” tutur Rezan.

Baca Juga :   Jenguk Korban Kebakaran, DPD KAI Sumsel Serahkan Bantuan

Dikatakan Rezan ia tidak bermaksud untuk merusak dan membakar namun saat di lapangan, tapi dirinya terprovokasi teriakan bakar , bakar jadi terpancing.

“Suara rekan rekan bakar jadi aku tepancing kebetulan aku megang rokok jadi aku nak bakar mobil itu ,” ungkapnya.

Sedangkan Awwa Bin Hafiz dirinya kesal karena saat kejadian itu dia sedang duduk dengan temannya dan makan pempek , tiba – tiba di dekatnya ada banyak gas air mata. Ketika akan mengambil gas air mata itu memggunakan tangannya dan tangannya mengalami luka bakar.

“Ada hp kawan aku ilang jadi aku emosi. Melihat budak – budak nendang nendang mobil Polisi itu melok be nendang empat kali terus deket aku ado korek api nak aku bakar tahunyo koreknyo macet dan keadaan mobil basah jadi urung. Ditambah lagi, saat utu ado yang beteriak bakar – bakar jadi tambah tepancing,” tuturnya.

Lain halnya M Barthan Kusuma mengaku saat kejadian ia sedang bekerja meliput. Namun saat terjadi kericuhan ia terkena lemparan batu sehingga terjatuh. Saat terjatuh itulah tutup lensa dan hood rusak sehingga ia emosi.

“Aku emosi jadi aku naek ke mobil itu tapi idak nak bakar cuma nginjak mobil itu bagian atapnyo, kareno kesel aku tu,” ungkapnya.

Baca Juga :   Buntut Gaji Tak Dibayar, Warga Bakal Portal Akses Jalan PT LPPBJ

Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan empat pelaku pengrusakan mobil Pam Obvit Polda Sumsel statusnya mahasiswa dari perguruan tinggi yang berbeda.

“Dari empat yang diamankan ini, satu mahasiswa dari hasil swab nya reaktif atas nama M Naufal Imandamalis. Keempat nya ikut merusak, sedangkan untuk yang mengambil rotator sedang kami cari,” katanya.

Jumlah pelaku pengrusakan ada delapan orang yang sudah diamankan. Saat ini Jatanras Polda Sumsel, masih melakukan pengejaran sekitar 15 pelaku lain yang sudah teridentifikasi datanya. Mereka juga masih mahasiswa yang ikut melakukan pengerusakan mobil polisi.

“Kepada pelaku yang ikut merusak mobil polisi kami himbau untuk menyerahkan diri. Apabila tidak menyerahkan diri, jangan salahkan kami bila kami tangkap. Untuk keempat tersangka ini, kami kenakan pasal pengerusakan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” katanya.

Dikatakan Suryadi pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak rektorat dan mengirimi foto – foto mahasiswa yang melakukan pengerusakan meski dikatakan pihak kampus saat ini sedang belajar daring namun diharapkan para tersangka ini untuk menyerahkan diri.

” Foto – foto pelaku sudah di share ke pihak kampus dan mereka ini sudah ditetapkan tersangka dan DPO,” pungkasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Susuri Sungai Musi, Lanal Palembang Bagikan Sembako dan Masker

Palembang, Detik Sumsel — Dengan menggunakan kapal cepat, personel TNI AL Lanal Palembang menyusuri perairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *