Iklan

Detik
Pemprov
JPU Kejari Lahat yang menuntut dua terdakwa kepemilikan 1 kilogram ganja

Dua Terdakwa Ganja 1 Kg Divonis 10 Tahun

Lahat, Detik Sumsel — Dua terdakwa kasus kepemilikan ganja 1kg, yang ditangkap oleh Satresnarkoba Polres Lahat, Senin, 20 Mei lalu. Nampaknya tidak bisa lagi menampakan wajah santai didepan penegak hukum. Pasalnya Rabu sore (4/9), Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lahat memvonis keduanya, masing- masing 10 tahun penjara, denda 800 juta subsider 1 bulan.

Dua terdakwa itu yakni, Febrian Ramadhan (22) warga Perumnas Selawi, Blok A Desa Selawi, Kota Lahat, dan Abi Tri Okinda (18) warga Jl Ki Merogan, Kecamatan SU I Kota Palembang. Keduanya diputuskan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lahat, Jimmy Maruli SH MH, bersama Hakim anggota Maharta SH, dan Ahmad Renardhien SH. Terbukti bersalah, melanggar pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU No 35 Tahun 2009, tentang narkotika.

Baca Juga :   Sudah Direnovasi, Atap Pasar Inpres Indralaya Masih Bocor

“Vonis ini lebih ringan dari tuntutan kita, 15 tahun penjara. Kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya pilih pikir- pikir dulu,” ujar M Abby Habibbullah, selaku Jaksa Penuntut Umum dalam perkara itu, Kamis (5/9).

Dalam fakta persidangan terkuak, bahwa Ferbian Ramadhan yang merupakan karyawan salah satu hotel di Kota Lahat, selaku pemilik modal. Sedangkan Abi Tri Okinda berperan membelinya di Kota Palembang, membawa ke Lahat menggunakan Kereta Api, dan mengedarkan ganja 1 Kg itu ke masyarakat Lahat.

“Mereka ini bandar besar lo. Kita juga masih pikir- pikir dulu kalau begitu. Saya rasa tuntutan itu cukup adil, untuk kedua terdakwa,” kata Aby.

Baca Juga :   Bandit Kelas Teri Gasak Isi Dagangan Run & Run Signature Drink

Terpisah, Ketua Pengadilan Negeri Lahat, Yoga D A Nugroho SH MH menuturkan, pihaknya bersama penegakan hukum lainnya, dari hulu hingga hilir, telah berkomitmen untuk memberantas narkoba.

“Narkoba ini kejahatan extra ordinary. crime. Jadi penuntasanya harus dengan cara luar biasa juga. Bila perlu kejar tindak pidana pencucian uang (TPPU)nya, agar para bandra dan pengedar ini dimiskinkan,” tutur Yoga. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Antusias Masyarakat Palembang Belajar Seni Melipat Tanjak dan Cara Pembuatan Gandik

Palembang, Detik Sumsel — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel bekerjasama dengan Kerukunan Keluarga Palembang (KKP) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *