Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Dua Pelaku Pengeroyokan Jalani Rekonstruksi, Terungkap Korban Marah Saat Ditegur Pelaku

Dua Pelaku Pengeroyokan Jalani Rekonstruksi, Terungkap Korban Marah Saat Ditegur Pelaku

Tanggal : Pukul :
217
0
Tersangka Umar Hasan memperagakan adegan membacok korban Mustopa saat proses rekonstruksi dihalaman belakang Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Heru Anggara dan Umar Hasan dua pelaku pengeroyokan yang menewaskan Mustopa alias Topot terjadi di Desa Bubusan Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir pada 28 Juni 2017 lalu menjalani rekonstruksi dihalaman belakang Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Senin (28/10).

Kedua pelaku yang diketahui kakak beradik ini memerankan langsung adegan demi adegan sedangkan peran korban Mustopa digantikan polisi.

Pengeroyokan berawal saat tersangka Umar Hasan menegur korban saat bertemu dilokasi kejadian. Saat itu tersangka yang menegur korban, korban yang tidak senang ditegur tersangka lalu memarahi korban.

Tidak sampai disitu korban juga telah menusuk adik tersangka sehingga membuat sang kakak Umar Hasan naik pitam lalu bersama adiknya Heru Anggara mengeroyok tersangka dengan senjata tajam jenis parang.

Akibat pengeroyokan tersebut korban Mustopa meninggal dunia setelah sempat dirawat empat hari dirumah sakit.

Sebelum dilarikan ke rumah sakit korban yang terkapar bersimbah darah akibat dibacok kedua pelaku Heru dan Umar melarikan diri menggunakan dua motor yang di antar saksi Ranon dan Lukman

Kanit l Subdit lll Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Antoni Adhi usai rekontruksi mengatakan rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan.

“TKP pengeroyokan terjadi di Jejawi OKl dengan korban Mustopa alias Tobot pelaku nya dua orang merupakan kakak beradik,”ujarnya

Dalam rekonstruksi sebanyak 12 adegan diperankan oleh dua tersangka. Kedua di kenakan pasal 170 KUHP,”Ujarnya.

Dikatakan Antoni kedua tersangka sempat buron dua tahun lebih, Heru Anggaran di sekitar satu bulan yang lalu karena melawan dan berusaha lari dari kejaran polisi saat akan di tangkap terpaksa kakinya dilumpuhkan.

Untuk tersangka Umar Hasan beberapa hari setelah adiknya Heru ditangkap sekitar awal Oktober menyerahkan diri yang di antar langsung keluarganya ke Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here