Gran Fondo
Anggota Unit Reskrim Polsek Kota Lahat menunjukkan dua drum diduga formalin hasil sitaan. Foto Heru / DS

Dua Drum Formalin, Ditemukan di Pasar PTM Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Anggota Unit Reskrim Polsek Kota Lahat, Selasa siang (2/10) kembali menemukan oknum masyarakat yang berani menyimpan zat berbahaya, yang diduga bakal dicampur dengan bahan makanan. Setidaknya dua drum cairan kimia diduga formalin, kini sudah disita dan sedang menunggu hasil uji labotarium.

Temuan yang berdasarkan laporan dari masyarakat ini, diamankan petugas di salah satu gudang milik Selamet alias Sentot (51), warga Kelurahan Pasar Lama. Persis di sebuah ruko yang berada dalam area Pasar Tradisional Modern (PTM) Serelo, Kelurahan Pasar Lama, Kota Lahat.

Baca Juga :   Spesialis Curanmor di Masjid, Keok Diterjang Timah Panas

Lantaran khawatir zat itu digunakan untuk hal tidak benar, anggota Polsekta Lahat langsung menyita, dan menggiring Sentot untuk diperiksa lebih lanjut. Hanya saja, lantaran belum bisa dipastikan betul kadar dari cairan yang diduga formalin itu, Sentot kini telah dipulangkan dengan manyandang status sebagai saksi.

“Dugaan kami itu formalin. Tapi kita butuh hasil uji laboratorium. Belum ada tersangka, masih saksi. Belum tahu jelas digunakan untuk apa, tapi yang jelas sudah ada laporan dari masyarakat,”ujar Kapolsekta Lahat, AKP Lihardi, melalui Kanit Reskrim, Ipda Ismail SE, Rabu (3/10).

Baca Juga :   Pastikan Harga Stabil, Bupati OKU Sidak ke Pasar Tradisional

Selaku pemilik barang yang mengeluarkan aroma menyengat itu, Sentot sudah dicerca berbagai pertanyaan oleh petugas. Diakuinya barang tersebut didapatnya dari Kota Palembang, dan bakal digunakan untuk menghilangkan aroma tak sedap dari kandang ayam.

“Akunya untuk obat ayam. Setelah hasil laboratorium keluar, kita gali lagi keterangan saksi,” ucap Ismail. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Investasi Melebihi Target, OKI Diganjar Reward

Kayuagung, Detik Sumsel — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI melalui Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *