Iklan Detik Sumsel

Dongkrak Harga Jual, Satgas Pangan Polri Ikut Edukasi Petani Karet

0
529
Ketua Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Nico Afinta usai Rakor bersama dinas terkait membahas harga karet di tingkat petani digedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Satgas pangan Polri bersama dinas perindustrian, dinas perkebunan dan dinas perdagangan provinsi Sumatera Selatan menggelar Rapat koordinasi di gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Selasa (12/2).

Rapat ini dipimpin Kepala Satgas Pangan Polri Brigjen Pol Nico Afinta turut dihadiri ketua Gapkindo Sumsel Alexs K Eddy membahas harga karet untuk meningkatkan kesejahteraan petaninya.

“Agar harga karet ditingkat petani bisa naik, Polri memberikan edukasi dan pendekatan secara preventif kepada para petani karet,”katanya Brigjen Pol Nico Afinta  didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Zulkarnain kepada wartawan usai Rakor bersama Selasa (12/2).

Saat ini lanjutnya, Polri dalam hal ini Satgas Pangan terus bekerja keras agar kesejahteraan para petani karet di Indonesia bisa meningkat. Ada beberapa strategi yang dilakukan Polri bersama pemerintah pusat dan daerah agar harga karet di tingkat petani bisa naik.

“Diantaranya memberikan kepastian harga karet di tingkat petani di Indonesia, yang selama ini belum terpecahkan sehingga para petani karet belum sejahtera dan belum bisa memuaskan petani karet,”ujarnya.

Dikatakan mantan Dirreskrimum Polda Metro Jaya ini, bentuk konkret yang dilakukan Satgas Pangan Polri untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet adalah upaya pembentukan dan peningkatan mutu karet yang dijual petani, dengan meningkatnya mutu karet otomatis harga jual karet nya juga akan naik.

“Yang ketiga adanya pemenuhan kebutuhan petani karet mulai dari asam semut dan pemenuhan pupuk kepada petani karet agar mudahnya produksi karet yang dihasilkan,”bebernya.

Menurutnya, mengapa Sumsel menjadi perhatian dari Satgas Pangan Polri karena Sumsel merupakan produksi karet terbesar di Indonesia.

Ketua Gapkindo Sumsel Alexs K Eddy mengatakan petani karet sangat senang karena pemerintah peduli dengan mereka, terlebih lagi dengan pemerintah yang akan mensejahterakan petani khususnya petani karet.

“Sejauh ini petani karet di Sumsel belum mendapatkan harga jual karet yang maksimal dari harga Free On Board (FOB) yang dijual. Dan melalui Rakor ini bagaimana kita bisa memendekan mata rantai perniagaan karet sehingga kita bisa memberikan nilai jual karet petani yang lebih tinggi,”katanya.

Dengan adanya Rakor bersama tim Satgas Pangan Polri dengan dinas terkait diharapkan harga karet ditingkat petani bisa naik sehingga kesejahteraan petani nya juga bisa meningkat.

“Kami juga terus mengedukasi para petani karet agar kualitas getah karet yang dihasilkan oleh petani lebih berkualitas dan bisa laku dipasar internasional sehingga harga jualnya bisa mendekati FOB,”pungkasnya.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here