Beranda Kriminal Ditipu Investasi Pengadaan Bendera Asian Games 2018, Hendra Nasution Lapor Polisi

Ditipu Investasi Pengadaan Bendera Asian Games 2018, Hendra Nasution Lapor Polisi

Tanggal : Pukul :
562
0
Hendra Wadi Nasution didampingi istrinya Ellyana Nasution membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Diduga telah melakukan penipuan dalam kerja sama pengadaan bendera Asian Games 2018 untuk 400 SMK se Sumsel. Seorang oknum PNS berinisial YL disalah satu dinas di Pemkab Ogan Ilir, dilaporkan korbannya Hendra Wadi Nasution ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Jumat (15/2).

Diceritakan Hendra kejadian penipuan yang menimpanya bermula Selasa 3 April 2018 lalu saat dirinya dan terlapor melakukan kerja sama pengadaan bendera negara peserta Asian Games 2018 untuk 400 SMK di Sumsel.

“YL sebagai pengadaan bendera sebagai pihak pertama, dan saya sebagai pihak kedua sebagai pemodal untuk pembuatan bendera Asian dengan keuntungan dibagi dua antara Yulianto dan saya,”kata Hendra didampingi istrinya Ellyana usai membuat laporan Jumat (15/2).

Baca Juga :   Mantan Pejabat Belum Kembalikan Mobdin, Ini Reaksi Bupati Lahat

Saat itu, lanjutnya modal yang diserahkannya kepada terlapor sebesar 150 juta dengan tiga kali penyerahannya dengan nominal yang diserahkan pertama 75 juta, kedua 25 juta dan ketiga 50 juta. Penyerahan uang ini semuanya diserahkan kepada YL dirumah pelapor di Jalan Mandi Api, Talang Ratu dan disaksikan dua orang saksi dengan kwitansi dan surat perjanjian diatas materai.

“Terlapor berjanji akan memberikan keuntungan dan modal setelah tahun ajaran baru atau setelah dana bos keluar, dan setelah tiga bulan selesai Asian Games modal beserta keuntungan akan diberikan. Namun hingga saat ini jangan keuntungan uang saya 150 juta belum dikembalikan sama sekali oleh terlapor,”jelasnya.

Baca Juga :   Anggota DPRD Palembang Setujui APBD Palembang 2019

Terlapor YL sudah didatangi oleh pelapor rumahnya di Jalan Brigjen Hasan Kasim, komplek PHDM 12, untuk membicarakan persoalan ini, bahkan terlapor secara kekeluargaan untuk meminta kembali uangnya namun tidak direspon oleh terlapor.

“Saat saya datangi rumahnya tidak ada respon, saya telepon di WhatsApp nggak dibalas, bahkan saat ini handphone nya tidak aktif lagi,”terangnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Widodo membenarkan adanya laporan korban yang sudah menjadi korban penipuan, saat ini laporan korban sudah diterima dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Ditreskrimum untuk ditindaklanjuti.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here