Gran Fondo
Bank Sumsel Babel (ist)

Ditangan M. Adil, BSB Cukup Sehat, Ini Catatan Kinerja Mulai 2015  sampai 2018

Palembang, DetikSumsel – Meskipun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Saham Luar Biasa (RUPS-LB) M. Adil tidak lagi mendapat persetujuan Gubernur Sumsel dan para pemegang saham, untuk memimpin Bank Sumsel Babel (BSB), namun M. Adil berhasil membuat sehat BSB.

Dimana pada tahun 2015, Bank Sumsel Babel mampu mengumpulkan laba sebesar Rp 413 miliar,  angka ini mengalami peningkatan sebesar Rp 18,33 persen, melampaui dari target yang  ditetapkan.

Menurut laporan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per Januari 2016, total aset BSB berjumlah Rp 18,50 triliun, jumlah kredit yang disalurkan mencapai Rp 11,55 triliun. Sedangkan dana masyarakat atau dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun mencapai Rp 14,29 triliun, dengan laba bersih yang diperoleh Rp 14,66 miliar.

Diakhir tahun 2016, Mantan Dirut BSB M. Adil juga melakukan penawaran umum perdana saham di pasar modal atau dikenal dengan sebutan IPO (Intial Public Offering)

Walau di tahun 2017, kondisi harga komoditi karet dan sawit belum membaik, daya beli masyarakat menurun, tetapi laba BSB mencatat telah memiliki aset Rp 22,8 triliun year on year (YoY), tumbuh 20,57 persen, Dana pihak ketiga (DPK) Rp 17,7 triliun (YoY) tumbuh 20,19 persen, Kredit Rp 13,56 triliun (YoY) tumbuh 7,11 persen, Raihan Laba Rp 410 miliar (YoY) mencapai 97,85 persen.

Baca Juga :   Dua Jam Berkobar, Jago Merah Lahap Lima Rumah

On the track kinerja BSB kembali terlihat, di mana berdasarkan laporan keuangan semester 1 tahun 2018, total modal Juni 2018, Rp.2,9 triliun (YoY) tumbuh 16,04% dibanding Juni 2017 Rp.2,5 triliun. Aset BSB Rp. 21,7 triliun  YoY (year on year) menurun 3,81%  dari juni 2017 Rp. 22,59 triliun strategi perseroan smt 1 meningkatkan CASA dari 65,32 % menjadi 70,07%.

Untuk DPK Rp. 17,7 triliun YoY menurun  5,48% dari juni 2017 Rp.18,7 triliun dikarenakan perseroan pd smt 1 fokus menghimpun DPK tabungan YoY naik 7,89%,  sehingga meningkatkan CASA tsb diatas. Kredit Rp. 13,9 triliun YoY tumbuh 5,76 % dibanding tahun 2017 Rp.13,1 milyar

Juni 2018, BSB mencatat Laba Rp. 239 milyar  YoY tumbuh 5,45% dibanding juni 2017 Rp.227 milyar
Ditopang  meningkatnya  laba operasional YoY sebesar 19,47%.

Baca Juga :   Mayor Inf Dery Septriandi Jabat Pasi Pers Rem Korem 044 / Gapo

Untuk Rasio kuangan juni 2018 : CAR 22,03% YoY membaik dibanding juni 2017 20,01%,NPL  2,07 % YoY membaik dibanding Juni 2017 Npl  net 3,2 %, BOPO 78,72 % membaik di banding juni 2017 81,14%, ROA 2,17% YoY membaik dibanding juni 2017 2,07%, ROE 13,25% YoY menurun dibanding juni 2017 15,02%,
NIM 8,21% YoY membaik dibanding juni 2017 7,55%,
LFR 78,21% YoY membaik dibanding juni 2017 69,89%

Menurut Pengamat Ekonomi Sumatera Selatan, Prof Dr Sulbahri Madjir SE, MM mengatakan bahwa M. Adil sangat berhasil membuat sehat Bank Sumsel Babel.

“Perkembangan Bank Sumsel Babel dari tahun 2015 sampai sekarang cukup sehat,”ucap Sulbahari kepada DetikSumsel, Jum’at (30/11).

Dalam situasi ekonomi sulit, saat ini jelasnya, Bank Sumsel Babel sangat berprestasi, dan patut mendapat apresiasi.

“Mungkin Pemerintah Provinsi dan Kabupaten – Kota, dan pemegang saham, hanya memerlukan penyegaran saja. Semoga pemimpin kedepan dapat lebih meningkatkan inovasi barus,”tandasnya.(Pen)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Efen Permata

Avatar

Check Also

30 Peserta asal Banyuasin Ramaikan Youth Fun Juggling Competition 2020

Palembang, Detik Sumsel — Sebanyak 310 peserta dari anak usia 12 hingga 16 tahun mengikuti …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *