Pemprov
Diskusi Kebangsaan, TPI Ambil Tema Perkokoh Pancasila Dimasa dan Pasca Pandemi Covid 19
Suasana diskusi kebangsaan yang diselenggarakan Tangan Pemuda Institute (TPI) di Hotel Airish Palembang

Diskusi Kebangsaan, TPI Ambil Tema Perkokoh Pancasila Dimasa dan Pasca Pandemi Covid 19

Palembang, Detik Sumsel — Tangan Pemuda Institute Sumsel bersama gerakan mahasiswa anti radikalisme dan terorisme, FITK education Care center, Lembaga mahasiswa Tarbiyah UIN Raden Fatah Palembang menggelar diskusi kebangsaan di ruang Jasmine Room Hotel Airish Palembang Senin (29/6).

Diskusi dengan tema “Memperkokoh Pancasila Sebagai Narasi Kebangsaan Di Masa & Pasca Pademi” menghadirkan lima narasumber diantaranya AKBP Marzuki Ismail S.Ag, MH Kasubdit IV Dit Intelkam Polda Sumsel, Prof. Dr.K.Ng H. Agus Suyoto, M.Pd selaku sejarawan, Penulis buku  budayawan Ketua pusat Lesbumi PBNU, Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. Penulis buku/guru besar Filsafat Pancasila Unnes Semarang, Jialyka Maharani Selaku Anggota DPD Ri dan Drs. M. Fauzi. M.si. selaku petugas harian kabid ideologi wawasan kebangsaan

CO Founder Imam Santoso Tangan Pemuda Institute mengatakan diskusi kebangsaan ini sengaja mengangkat tema “Memperkokoh Pancasila Sebagai Narasi Kebangsaan Di Masa & Pasca Pademi” karena tema ini menjadi isu nasional menyangkut tentang kebangsaan, pancasila dan radikalisme.

Karena negara Indonesia ini negara majemuk terdiri dari berbagai suku, ras, agama dan budaya, dari sabang sampai merauke tetap satu.

Baca Juga :   Tahun Ini Siswa SMA/SMK ke Sekolah Hanya Bawa Gadget

“Akhir – akhir ini masyarakat Indonesia banyak permasalahan yang terjadi di Indonesia, masyarakat saling bermusuhan, saling caci maki dengan pembenaran masing-masing. Hal ini tidak dibenarkan dalam Pancasila yang terdapat dalam sila ke 3 “Persatuan Indonesia,”ujar mahasiswa Pascasarjana Unnes Semarang yang juga Demisioner Presiden mahasiswa UIN Palembang ini.

Menurutnya isu radikalisme dan terorisme saat wabah pandemi masih terjadi, hoaks dan pemberitaan tidak benar, belum lagi dengan RUU HIP, tidak ada urgensinya tidak ada subtansinya untuk Indonesia, Pancasila sudah final tidak ada lagi penambahan dan pengurangan.

“Alhamdulillah Presiden meminta langsung kepada DPR untuk menghentikan tentang RUU HIP, harapan saya harus dibatalkan dan tidak akan dilanjutkan lagi,”katanya.

Sebagai dari pemuda yang ada di Sumsel Imam mengajak seluruh pemuda untuk berkolaborasi, menyatukan visi misi, dan  bersatu membuat kegiatan untuk Indonesia pembelaharan sama-sama sebagai bahan literasi pemuda di Sumsel.

“Dan harapan saya pemerintah terbuka kepada kalangan mahasiswa dan pemuda untuk mengkolaborasikan kegiatan yang menyangkut tentang kebhinekaan dan NKRI,”tandasnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Unsri Indralaya Rela 'Ngangkot'

Sementara itu, Prof. Dr.K.Ng H. Agus Suyoto, Ketua pusat Lesbumi PBNU dalam paparannya dirinya membeberkan tentang nilai-nalai Pancasila yang berkekuatan sebagai pondasi agama, hukum hukum adat, persatuan, kebersamaan dan sila ke empat yang mengatur sistem kekuasaan.

Guru besar Filsafat Pancasila Unnes Semarang Prof. Dr. Suyahmo, M.Si. menerangkan ketaatan dengan aturan  moral yang terkandung dalam Pancasila bisa melahirkan kebiasaan yaitu pendekatan dengan edukatif, persuasif, preventif dan refresif.

Jialyka Maharani Anggota DPD RI ini menjelaskan bahwa Pancasila harus diamalkan mulai dari sila pertama samapai sila ke 5.

“Disaat Pademi Covid-19 ini sangat berperan seperti nilai persatuan, kemanusiaan dan ketuhanan,”katanya.

Narasumber terakhir Drs. M. Fauzi. M.si. selaku petugas harian kabid ideologi wawasan kebangsaan menjelaskan bahwa konsep negara tidak boleh dirubah merubah pembukaan berarti membubarkan NKRI.

“Konsep negara Indonesia tidak boleh dirubah jadi kalau merubah konsep negara berarti membubarkan NKRI,”tuturnya.

Dalam Diskusi Kebangsaan ini diikuti sekitar 130 orang peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang dan Mahasiswa Universitas Semarang.(oji/rilis)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Kepergok Saat Beraksi, Pencuri Kotak Amal Ditangkap Warga

Palembang, Detik Sumsel — Polsek Sukarami kembali mengamankan pelaku pencurian kotak amal di masjid Istiqomah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *