Iklan
Pemprov
Kades Gramat, Kecamatan Merapi Selatan, Oking Rahandi, foto Heru/DS.

Disebut Surplus Energi, Namun Listrik di Merapi Selatan Selalu Padam

Lahat, Detik Sumsel – Seebutan kabupaten Surplus energi listrik nampaknya tidak terlalu pantas jatuh untuk Kabupaten Lahat. Pasalnya meskipun menghasilkan 500 megawatt, dan menyisakan cadangan sebanyak 450 megawat, listrik di Kabupaten Lahat masih kerap padam. Kondisi ini bahkan dirasa terus menerus oleh warga Lahat.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Merapi Selatan, kecamatan tempat beradanya Bukit Serelo ini listrik yang disalurkan kerumah warga selalu mengalami gangguangs. Hal ini kembali membuat warga di Kecamatan Merapi Selatan kian geram dengan pihak PLN Rayon Lahat.

Puncak kekesalan warga terjadi pada satu bulan terakhir, selama bulan ramadhan sering terjadi pemadaman listrik dari pihak PLN. Bahkan saat lebaran Idul Fitri beberapa hari lalu, listrik juga padam, membuat aktifitas warga menjadi terganggu.

Baca Juga :   Sat Reskrim Polres Berhasil Bekuk Hermanto Pembunuh Kakak Kandung di Muara Enim

“Sudah lama kami laporkan perihal listik sering padam ini. Bahkan sudah kami laporkan ke DPRD Lahat agar masuk agenda rapat dengar pendapat, tapi pihak PT PLN belum juga beri kejelasan,” kata Hasari, warga setempat, Kamis (20/5).

Hasari menambahkan, saat ini ada sekitar 7000 jiwa warga tinggal di Kecamatan Merapi Selatan. Bayangkan kerugian yang dialami warga jika PLN Lahat tidak serius menangani persoalan ini. Karena sebagai perusahaan milik negara, PLN seharusnya bisa membuktikan telah memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

“Kondisi ini sudah berlangsung lebih dari 3 tahun. Keluhan sudah sering kami sampaikan, tapi belum ada tindakan serius. Kami minta kepada PLN Lahat tolong dicek lebih serius lagi,” pintanya.

Baca Juga :   Sukses Laksanakan Pembangunan Pergunakan SMI, Bupati Muba Diminta Berbagi Ilmu

Sementara, Kades Gramat, Kecamatan Merapi Selatan, Oking Rahandi membenarkan listrik di wilayah Kecamatan Merapi Selatan sering padam. Dirinya sudah melaporkan keluhan ini hingga ke DPRD Kabupaten Lahat, namun belum juga ada tindak lanjut. Mewakili masyarakat, dirinya meminta penjelasan terkait seringnya listrik di Merapi Selatan padam, dan apa solusi yang diberikan pihak PLN.

“Biasanya mulai dari sesudah magrib sampai tengah malam. Seharusnya PLN memberikian penjelasan dan apa solusinya, apa warga kami harus terus merasakan mati lampu. Anak-anak di desa jadi sulit untuk belajar, aktifitas lain jadi terhambat,” ucap Oking. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Deru : Pejabat PALI Segera Selaraskan Irama, Dimana Gendang Begitu Tari

Palembang, Detik Sumsel – Prosesi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati PALI Ir H. Heri …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *