Pemprov
Direktur PT Lahat Pulau Pinang Bara Jaya (PT LPPBJ) M Darmansyah (45), saat di Kejari Lahat. Foto Istimewa.

Direktur PT LPPBJ Akhirnya Dikurung Kejari Lahat

Lahat, Detik Sumsel – Direktur PT Lahat Pulau Pinang Bara Jaya (PT LPPBJ) Muhammad Darmansyah (45), akhirnya digiring ke Kejari Lahat. Bos batubara yang selama ini dikenal hebat dalam urusan loby-meloby, akhirnya ditetapkan tersangka, setelah berkasnya dianyatakan P-21 oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI).

Hasil penyidikan Bareskrim Polri menunjukan, jalan Hoaling perusahaan pengeruk Batu Bara ini, masuk dalam kawasan hutan lindung. Tidak tanggung tanggung, selama 2 tahun terakhir perusahaan yang beroperasi di Desa Geramat, Kecamatan Merapi Selatan itu terus melakukan perambahan hutan, hingga merusak sarana dan prasarana perlindungan hutan.

Baca Juga :   Geliat UMKM Tunjang Kemajuan Daerah

“Perusahaan terjerat Pasal 89 ayat (1) Jo. Pasal 17 ayat (1) dan atau Pasal 97 ayat (1) atau ayat (2) Jo Pasal 25 UU Nomor 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” Kepala Kejaksaan Negeri Lahat, Fithrah SH MH, Senin (11/1).

Fithrah menambahkan, luasan Hutan Lindung yang dirusak PT LPPBJ sepanjang 1,3 KM dan lebar 7 meter. Kejari Lahat telah menerima berkas penyerahan barang bukti, dan tersangka dari tim penyidik Bareskrim Polri untuk ditahan selama 20 hari sebelum dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Lahat.

Baca Juga :   Salurkan 10 Ribu Paket Sembako untuk Pekerja Parekraf Sumsel

“Baru ditetapkan 1 tersangka, yakni Muhammad Darmansyah. Selain karena merambah, juga bermasalah terkait dokumen perusahaan,” tegasnya. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Tangan Diborgol Johan Anuar Izin Keluar Rutan Untuk Ikuti Pelantikan Wabup OKU

Palembang, Detik Sumsel — Dengan tangan diborgol berompi orange tahanan KPK dan dikawal personel Brimob …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *