KPU Sumatera Selatan

Diprotes Indonesia, Kompetisi Menggambar Kartun Nabi Muhammad Dibatalkan

0
261
Pemimpin oposisi anti-Islam di Belanda, Geert Wilders. (Istimewa)

Den Hagg – Pemimpin oposisi anti-Islam di Belanda, Geert Wilders, telah membatalkan kompetisi menggambar kartun Nabi Muhammad setelah dikecam keras oleh banyak orang, terutama masyarakat Pakistan dan Indonesia.

Setelah pembatalan lomba tersebut, politisi sayap kanan kontroversial ini –yang dikenal karena kerap menyuarakan protes terhadap imigrasi dan Islam– mengatakan pada hari Kamis (30/08), ia tidak ingin orang lain terancam karena kontes yang rencananya akan ia gelar pada November nanti.

“Untuk mencegah jatuhnya korban bila terjadi kerusuhan, saya memutuskan untuk membatalkan lomba tersebut,” katanya dalam pernyataan tertulis, setelah dirinya mengklaim telah menerima ancaman pembunuhan. Demikian seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (31/08).

Mendengar kebenaran tentang lomba menggambar itu, masyarakat di Pakistan murka dan menggelar demonstrasi besar-besaran. Sebuah ancaman pembunuhan juga dilakukan oleh seorang pria berusia 26 tahun (diduga warga negara Pakistan), namun ia telah ditangkap di Den Haag pada Selasa lalu.

Sebelumnya pada hari Kamis, seorang hakim Belanda memperpanjang penahanan seorang lelaki selama dua minggu. Ia diduga akan menyerang Wilders. Jaksa mengatakan –melalui sebuah pernyataan– hakim investigasi menyelidikinya atas tuduhan ancaman, membuat persiapan untuk pembunuhan dan hasutan.

Stijn van Kessel, seorang ilmuwan politik di Queen Mary University of London, menyatakan kepada Al Jazeera, kompetisi itu adalah taktik Wilders untuk mendapatkan perhatian media dalam menghadapi berkurangnya dukungan publik terhadapnya.

“Wilders tidak benar-benar tertarik pada kontes kartun itu, tetapi ini adalah caranya untuk memancing perhatian media. Ia berharap perlombaan tersebut akan membuahkan suara baginya,” ungkap Kessel.

Sementara itu, Indonesia melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri RI, mengecam rencana pelaksanaan kontes kartun bertema Nabi Muhammad yang akan dilakukan oleh anggota Parlemen Belanda tersebut.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi telah berkomunikasi dengan Menlu Belanda, Stephanus Abraham Blok, untuk menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengecam rencana pelaksanaan kontes tersebut.

“Menlu RI menegaskan rencana tersebut merupakan tindakan provokatif dan tidak bertanggungjawab. Kegiatan tersebut membahayakan upaya bersama dalam menciptakan perdamaian, stabilitas dan toleransi antar agama, dan peradaban,” tulis pernyataan Kemenlu RI yang dikeluarkan pada Kamis (30/08).

Indonesia menekankan, kebebasan berekspresi adalah suatu yang harus dihormati, akan tetapi tidak tanpa batas. Semua pihak berkewajiban untuk senantiasa memegang teguh prinsip toleransi untuk saling menghormati. (Net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here